{"id":8512,"date":"2019-04-17T22:20:03","date_gmt":"2019-04-17T22:20:03","guid":{"rendered":"http:\/\/www.syyhoaxanalyzer.com\/?p=8512"},"modified":"-0001-11-30T00:00:00","modified_gmt":"-0001-11-29T17:00:00","slug":"Begini-Cara-Polisi-Tangani-Penyebar-Hoax-yang-''Polos''","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.syyhoaxanalyzer.com\/?p=8512","title":{"rendered":"Begini Cara Polisi Tangani Penyebar Hoax yang &#8221;Polos&#8221;"},"content":{"rendered":"<p><strong>Laporan Wartawan Tribunnews.com, Gita Irawan<\/strong><\/p>\n<p><strong>TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA<\/strong> &#8211; Kasubdit III Dittipdsiber <a href='http:\/\/www.tribunnews.com\/tag\/bareskrim-polri' class='blue'>Bareskrim Polri<\/a> Kombes Pol Kurniadi mengatakan pihaknya punya cara sendiri untuk menegakkan hukum terhadap pelaku penyebar <a href='http:\/\/www.tribunnews.com\/tag\/hoax' class='blue'>hoax<\/a> yang masih &#8220;polos&#8221; atau tidak memahami apa yang disebarkannya adalah <a href='http:\/\/www.tribunnews.com\/tag\/hoax' class='blue'>hoax<\/a>.<\/p>\n<p>Ia mengatakan, pihaknya tidak memasang kaca mata kuda dalam menangani para pelaku tersebut namun menggunakan pendekatan restoratif justice.<\/p>\n<div id='div-Inside-MediumRectangle' style='text-align:center;margin:auto'><script type='text\/javascript'>googletag.cmd.push(function() { googletag.display('div-Inside-MediumRectangle'); });<\/script><\/div>\n<p>Hal itu disampaikannya dalam Diskusi Publik Institute for Indonesia Local Policy Studies (ILPOS) dengan tema &#8220;Menjadi Pemilih Cerdas Melawan Maraknya Hoax dan Ujaran Kebencian Jelang Pemilu 2019&#8221; pada Kamis (10\/1\/2019) di Matraman, Jakarta Pusat.<\/p>\n<p>&#8220;Setelah kita lakukan tindakan kita dalami kita profiling, pelakunya ada, kita lakukan penegakan hukum. Law enforcement disini Polisi tidak semata mata tutup mata pake kacamata kuda, pokoknya dia melanggar aturan,&#8221; kata Kurniadi.<\/p>\n<p class=\"baca\"><strong>Baca: <a title=\"Soal Hoax 7 Kontainer Surat Suara Tercoblos, Andi Arief Bisa Dijerat UU ITE\" href=\"http:\/\/www.tribunnews.com\/nasional\/2019\/01\/10\/soal-hoax-7-kontainer-surat-suara-tercoblos-andi-arief-bisa-dijerat-uu-ite\">Soal Hoax 7 Kontainer Surat Suara Tercoblos, Andi Arief Bisa Dijerat UU ITE<\/a><\/strong><\/p>\n<p><script>var unruly = window.unruly || {};unruly.native = unruly.native || {};unruly.native.siteId = 1082418;<\/script><script src='\/\/video.unrulymedia.com\/native\/native-loader.js'><\/script><\/p>\n<p>Ia mengatakan, selama 2018 ada beberapa kasus yang dilakukan dengan metode penegakan hukum restoratif justice.<\/p>\n<p>Hal itu dilakukannya karena melihat perkembangan teknologi yang terlalu cepat.<\/p>\n<p>&#8220;Karena kita memandang perkembangan teknologi kita itu terlalu cepat, budaya kita itu masih menyesuaikan perkembangan teknologi itu,&#8221; kata Kurniadi.<\/p>\n<p>Sebagai contoh, ia menceritakan pengalamannya ketika menangani sejumlah pelaku <a href='http:\/\/www.tribunnews.com\/tag\/hoax' class='blue'>hoax<\/a> tentang penculikan anak yang pelakunya adalah ibu-ibu.<\/p>\n<p>&#8220;Setelan kita lakukan penangakapan mereka bertanya, &lsquo;Pak emang itu salah ya?&rsquo; Itu ada 8 tersangka kalau mau proses hukum. Pelakunya adalah ibu-ibu semua,&#8221; kata Kurniadi.<\/p>\n<p>Ia menilainya wajar karena <a href='http:\/\/www.tribunnews.com\/tag\/hoax' class='blue'>hoax<\/a> tersebut nerkaitan dengan penculikan anak yang membuat para pelaku khawatir sehingga menyebarkannya.<\/p>\n<p>Setelah melakukan penangkapan timnya kemudian menyita handphonenya dan mengembalikannya lagi.<\/p>\n<p>&#8220;Biasanya yang kita lakukan, di dalam groupnya share &lsquo;Mohon maaf yang saya lakukan pada tanggal sekian pada bapak ibu sekalian bahwa itu adalah ternyata berita bohong&rsquo;. Nah ini adalah restoratif justice untuk menghindari masyarakat yang tertinggal dalam mengejar teknologi,&#8221; kata Kurniadi.<\/p>\n<\/p><\/div>\n<p>\t\t\t<\/br><\/br> Original Source : <a href=\"http:\/\/www.tribunnews.com\/nasional\/2019\/01\/10\/begini-cara-polisi-tangani-penyebar-hoax-yang-polos\" target=\"_blank\">http:\/\/www.tribunnews.com\/nasional\/2019\/01\/10\/begini-cara-polisi-tangani-penyebar-hoax-yang-polos<\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Laporan Wartawan Tribunnews.com, Gita Irawan TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA &#8211; Kasubdit III Dittipdsiber Bareskrim Polri Kombes Pol Kurniadi mengatakan pihaknya punya cara sendiri untuk menegakkan hukum terhadap pelaku penyebar hoax yang masih &#8220;polos&#8221; atau tidak memahami apa yang disebarkannya adalah hoax. Ia mengatakan, pihaknya tidak memasang kaca mata kuda dalam menangani para pelaku tersebut namun menggunakan pendekatan [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":0,"comment_status":"closed","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[],"tags":[],"class_list":["post-8512","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.syyhoaxanalyzer.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/8512"}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.syyhoaxanalyzer.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.syyhoaxanalyzer.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.syyhoaxanalyzer.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.syyhoaxanalyzer.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=8512"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/www.syyhoaxanalyzer.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/8512\/revisions"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.syyhoaxanalyzer.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=8512"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.syyhoaxanalyzer.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=8512"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.syyhoaxanalyzer.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=8512"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}