{"id":8280,"date":"2019-04-17T22:19:52","date_gmt":"2019-04-17T22:19:52","guid":{"rendered":"http:\/\/www.syyhoaxanalyzer.com\/?p=8280"},"modified":"-0001-11-30T00:00:00","modified_gmt":"-0001-11-29T17:00:00","slug":"TKN-Sebut-Jokowi-Beri-Pendidikan-Politik-kepada-Masyarakat-Lawan-Hoaks-dan-Fitnah","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.syyhoaxanalyzer.com\/?p=8280","title":{"rendered":"TKN Sebut Jokowi Beri Pendidikan Politik kepada Masyarakat Lawan Hoaks dan Fitnah"},"content":{"rendered":"<p><strong>Laporan Wartawan Tribunnews.com, Srihandriatmo Malau<\/strong><\/p>\n<p><strong>TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA<\/strong> &#8211; Anggota Gugus Informasi <a href='http:\/\/www.tribunnews.com\/tag\/tim-kampanye-nasional-tkn' class='blue'>Tim Kampanye Nasional (TKN)<\/a> <a href='http:\/\/www.tribunnews.com\/tag\/jokowi' class='blue'>Jokowi<\/a> &#8211; <a href='http:\/\/www.tribunnews.com\/tag\/maruf-amin' class='blue'>Maruf Amin<\/a>, <a href='http:\/\/www.tribunnews.com\/tag\/ridlwan-habib' class='blue'>Ridlwan Habib<\/a> mengungkapkan, pernyataan <a href='http:\/\/www.tribunnews.com\/tag\/jokowi' class='blue'>Jokowi<\/a> yang dinilai agresif dan menyerang hanya ingin mengingatkan rakyat untuk tidak tertipu dengan gelombang <a href='http:\/\/www.tribunnews.com\/tag\/hoaks' class='blue'>hoaks<\/a> yang meresahkan jelang Pemilu.<\/p>\n<p>Untuk itulah, dalam kunjungan ke Surabaya dan Semarang, Jokowi meminta pendukungnya memerangi semburan fitnah dan hoaks.<\/p>\n<p class=\"baca\"><strong>Baca: <a title=\"Jokowi: Pakai Konsultan Asing, yang Antek Asing Siapa?\" href=\"http:\/\/www.tribunnews.com\/nasional\/2019\/02\/04\/jokowi-pakai-konsultan-asing-yang-antek-asing-siapa\">Jokowi: Pakai Konsultan Asing, yang Antek Asing Siapa?<\/a><\/strong><\/p>\n<div id='div-Inside-MediumRectangle' style='text-align:center;margin:auto'><script type='text\/javascript'>googletag.cmd.push(function() { googletag.display('div-Inside-MediumRectangle'); });<\/script><\/div>\n<p>&#8220;Itu upaya Presiden mengingatkan rakyat dan menjaga kewarasan akal sehat masyarakat. Jangan sampai fitnah fitnah merajalela, &#8221; ujar <a href='http:\/\/www.tribunnews.com\/tag\/ridlwan-habib' class='blue'>Ridlwan Habib<\/a> kepada Tribunnews.com, Senin (4\/2\/2019).<\/p>\n<p>Ridlwan Habib menegaskan, <a href='http:\/\/www.tribunnews.com\/tag\/jokowi' class='blue'>Jokowi<\/a> justru memberi pendidikan politik yang baik bagi warga Indonesia.<\/p>\n<p><script>var unruly = window.unruly || {};unruly.native = unruly.native || {};unruly.native.siteId = 1082418;<\/script><script src='\/\/video.unrulymedia.com\/native\/native-loader.js'><\/script><\/p>\n<p>&#8220;Ajakan <a href='http:\/\/www.tribunnews.com\/tag\/jokowi' class='blue'>Jokowi<\/a> jelas, mari kampanye dengan narasi program, jangan ada fitnah fitnah, jangan ada semburan kebohongan seperti <a href='http:\/\/www.tribunnews.com\/tag\/hoaks' class='blue'>hoaks<\/a> surat suara tujuh kontainer dan semacamnya, &#8221; tegas <a href='http:\/\/www.tribunnews.com\/tag\/ridlwan-habib' class='blue'>Ridlwan Habib<\/a>.<\/p>\n<p>Ridlwan Habib melihat, pidato tegas <a href='http:\/\/www.tribunnews.com\/tag\/jokowi' class='blue'>Jokowi<\/a> itu membuat panik sebagian kalangan.<\/p>\n<p>&#8220;Justru yang panik itu pihak pihak yang merasa disindir Presiden. Gini lho, kalau bersih kenapa risih?&#8221; ujar <a href='http:\/\/www.tribunnews.com\/tag\/ridlwan-habib' class='blue'>Ridlwan Habib<\/a>.<\/p>\n<p>Ridlwan Habib menambahkan, <a href='http:\/\/www.tribunnews.com\/tag\/jokowi' class='blue'>Jokowi<\/a> selama 4 tahun sudah diserang berbagai fitnah. Bahkan fitnah mengarah pada keluarga Presiden.<\/p>\n<p>&#8220;Di media sosial ada fitnah <a href='http:\/\/www.tribunnews.com\/tag\/jokowi' class='blue'>Jokowi<\/a> PKI, ada fitnah ibu pak <a href='http:\/\/www.tribunnews.com\/tag\/jokowi' class='blue'>Jokowi<\/a> palsu, ada fitnah ijazah pak <a href='http:\/\/www.tribunnews.com\/tag\/jokowi' class='blue'>Jokowi<\/a> palsu, semuanya fitnah disebarkan secara masif. Itu harus dilawan dengan akal sehat,&#8221; ujar alumni S2 Kajian Intelijen UI tersebut.<\/p>\n<p>Pernyataan tegas <a href='http:\/\/www.tribunnews.com\/tag\/jokowi' class='blue'>Jokowi<\/a> melawan fitnah, menurut Ridlwan justru sebagai komando bagi rakyat agar jangan mau dibohongi dengan kabar kabar tidak jelas.<\/p>\n<p>&#8220;Alhamdulillah dukungan kaum intelektual makin membanjir, alumni UI, alumni ITB, IPB, UGM, Unair, ITS, Undip dan berbagai universitas di Indonesia makin banyak, ini menunjukkan Jokowi makin dicintai rakyat,&#8221; jelas Ridlwan Habib.<\/p>\n<p class=\"baca\"><strong>Baca: <a title=\"Riza Patria: Ini Tanda-tanda Kekalahan Pak Jokowi dan Kiai Maruf\" href=\"http:\/\/www.tribunnews.com\/pilpres-2019\/2019\/02\/04\/riza-patria-ini-tanda-tanda-kekalahan-pak-jokowi-dan-kiai-maruf\">Riza Patria: Ini Tanda-tanda Kekalahan Pak Jokowi dan Kiai Maruf<\/a><\/strong><\/p>\n<p>Ridlwan Habib menegaskan pihak-pihak yang panik dan marah terhadap pidato <a href='http:\/\/www.tribunnews.com\/tag\/jokowi' class='blue'>Jokowi<\/a> adalah mereka yang bermain tidak bersih.<\/p>\n<p>&#8220;Peribahasa sederhana, kalau bersih kenapa risih? Kalau tidak menyebarkan fitnah kok seperti kebakaran jenggot, ada apa ?&#8221; ujarnya.<\/p>\n<\/p><\/div>\n<p>\t\t\t<\/br><\/br> Original Source : <a href=\"http:\/\/www.tribunnews.com\/pilpres-2019\/2019\/02\/04\/tkn-sebut-jokowi-beri-pendidikan-politik-kepada-masyarakat-lawan-hoaks-dan-fitnah\" target=\"_blank\">http:\/\/www.tribunnews.com\/pilpres-2019\/2019\/02\/04\/tkn-sebut-jokowi-beri-pendidikan-politik-kepada-masyarakat-lawan-hoaks-dan-fitnah<\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Laporan Wartawan Tribunnews.com, Srihandriatmo Malau TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA &#8211; Anggota Gugus Informasi Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi &#8211; Maruf Amin, Ridlwan Habib mengungkapkan, pernyataan Jokowi yang dinilai agresif dan menyerang hanya ingin mengingatkan rakyat untuk tidak tertipu dengan gelombang hoaks yang meresahkan jelang Pemilu. Untuk itulah, dalam kunjungan ke Surabaya dan Semarang, Jokowi meminta pendukungnya memerangi [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":0,"comment_status":"closed","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[],"tags":[],"class_list":["post-8280","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.syyhoaxanalyzer.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/8280"}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.syyhoaxanalyzer.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.syyhoaxanalyzer.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.syyhoaxanalyzer.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.syyhoaxanalyzer.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=8280"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/www.syyhoaxanalyzer.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/8280\/revisions"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.syyhoaxanalyzer.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=8280"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.syyhoaxanalyzer.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=8280"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.syyhoaxanalyzer.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=8280"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}