{"id":6633,"date":"2019-04-07T19:31:43","date_gmt":"2019-04-07T19:31:43","guid":{"rendered":"http:\/\/www.syyhoaxanalyzer.com\/?p=6633"},"modified":"-0001-11-30T00:00:00","modified_gmt":"-0001-11-29T17:00:00","slug":"-[Fakta-atau-Hoaks]-Benarkah-Tudingan-Sandiaga-Uno-Bahwa-BPJS-Tak-Lagi-Biayai-Pengobatan-Kanker?","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.syyhoaxanalyzer.com\/?p=6633","title":{"rendered":"[Fakta atau Hoaks] Benarkah Tudingan Sandiaga Uno Bahwa BPJS Tak Lagi Biayai Pengobatan Kanker?"},"content":{"rendered":"<div>\n\t\t\t\t\t\t\t<!-- \n\n<div id=\"hasil-survey\"><\/div>\n\n --><\/p>\n<h1>[Fakta atau Hoaks] Benarkah Tudingan Sandiaga Uno Bahwa BPJS Tak Lagi Biayai Pengobatan Kanker?<\/h1>\n<p>\t\t\t\t\t\t\t  <span id=\"date\" class=\"date\">Minggu, 17 Maret 2019 21:03 WIB<\/span><br \/>&nbsp;<\/br><br \/>\n\t\t\t\t\t\t\t  \t\t\t\t                \t<img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/www.tempo.co\/images\/cekfakta\/benar_teks.png\" alt=\"[Fakta atau Hoaks] Benarkah Tudingan Sandiaga Uno Bahwa BPJS Tak Lagi Biayai Pengobatan Kanker?\" style=\"margin: 65px 0px 65px 0px;\"><\/p>\n<p>Calon wakil presiden nomor urut 2, Sandiaga Uno menyebutkan bahwa defisit BPJS telah menyebabkan pengobatan seorang ibu di Sragen harus dihentikan.<\/p>\n<p>&ldquo;Saya teringat kisah ibu Lis yang pengobatannya harus disetop karena BPJS tidak lagi meng-cover. Di bawah Prabowo Sandi kami pastikan dalam dua ratus hari pertama akar permasalahan BPJS dan JKN kita selesaikan. Kita pastikan defisit ditutup dengan penghitungan melibatkan putra putri terbaik bangsa,&rdquo; kata Sandiaga dalam debat Cawapres 17 Maret 2019.<\/p>\n<p><img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/cdn.tmpo.co\/data\/2019\/03\/17\/id_827328\/827328_720.jpg\" width=\"100%\" \/><small style=\"color: grey; font-style: italic; font-size: 11px; line-height: 0em;\">Cawapres nomor urut 02, Sandiaga Uno memaparkan visi dan misi saat mengikuti Debat Capres Putaran Ketiga di Hotel Sultan, Jakarta, Ahad, 17 Maret 2019. ANTARA\/Wahyu Putro A<\/small><\/p>\n<p><strong>PEMERIKSAAN FAKTA<\/strong><\/p>\n<p>Pernyataan Sandiaga Uno itu sebelumnya pernah disampaikan saat ia berkampanye&nbsp;di Sragen, Jawa Tengah. Sandiaga&nbsp;kemudian mengunggah&nbsp;video yang berisi keluhan dari Ibu Liswati&nbsp;di Sragen lewat twitternya, Ahad, 30 Desember 2018.&nbsp;<\/p>\n<p>Di video berdurasi 58 detik itu, Liswati&nbsp;mengaku sebagai pasien kanker payudara yang tidak ditanggung biaya pengobatannya oleh pemerintah.&nbsp;<\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/bisnis.tempo.co\/read\/1161014\/bpjs-kesehatan-jawab-kritik-sandiaga-soal-sistem-menyulitkan\/full&amp;view=ok\">Deputi Direksi Bidang Pelayanan Peserta BPJS Kesehatan Arief&nbsp;Syaifuddin<\/a> mengatakan lembaganya masih menanggung&nbsp;sebagian dari obat untuk penderita kanker payudara.&nbsp;<\/p>\n<p>&#8220;Selama obatnya mengikuti ketentuan dalam formularium&nbsp;obat nasional (fornas),&#8221; kata Arief saat dihubungi di Jakarta,&nbsp;Rabu, 2 Januari 2019. Formularium ini ditetapkan oleh&nbsp;Kementerian Kesehatan yang disusun bersama tim pakar.<\/p>\n<p>Hanya saja, menurut Arief, memang tidak semua obat ditanggung untuk&nbsp;BPJS. Ini terjadi karena BPJS tidak bisa memutuskan sendiri,&nbsp;tapi harus mengacu pada keputusan Dewan Pertimbangan&nbsp;Klinis. Salah satunya adalah ketika BPJS tidak lagi menjamin&nbsp;obat kanker payudara Trastuzumab atau Herceptin per 1 April&nbsp;2018.<\/p>\n<p>Lebih jauh, <a href=\"https:\/\/bpjs-kesehatan.go.id\/bpjs\/dmdocuments\/a85e064985b713815222f9a4ca213f94.pdf\">Direktur Jaminan Pelayanan Kesehatan BPJS&nbsp;Maya Amiarny Rusady<\/a> mengatakan jaminan Trastuzumab&nbsp;sebenarnya masih diberikan, tetapi hanya untuk pasien&nbsp;anker stadium awal. Nah, belum diketahui apakah Liswati&nbsp;yang curhat kepada Sandi adalah penderita kanker stadium&nbsp;?awal atau metastasis (suatu kondisi di mana sel kanker&nbsp;menyebar ke sejumlah organ tubuh lainnya).<\/p>\n<p>Sebab, Dewan Pertimbangan Klinis telah memutuskan bahwa&nbsp;Trastuzumab atau Herceptin pada pasien kanker stadium&nbsp;metastasis tidaklah efektif. Sehingga, pasien bakal diarahkan&nbsp;untuk mengkonsumsi jenis obat yang lebih efektif. Itu&nbsp;sebabnya, BPJS pun mengeluarkan Trastuzumab dari daftar&nbsp;obat yang mendapat jaminan.<\/p>\n<p><strong>KESIMPULAN<\/strong><\/p>\n<p>Dari fakta-fakta itu, pernyataan&nbsp;bahwa BPJS menghentikan meng-cover&nbsp;biaya untuk pengobatan kanker adalah benar.<\/p>\n<p>\t\t\t\t\t\t\t <!-- \n\n<div style=\"margin-bottom:20px;border:1px solid rgba(244,67,54,1);padding:10px;display:inline-block;text-align:center;margin:0px auto 20px;\"><\/div>\n\n --><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<div class=\"white\">\n\t\t\t\t\t\t\t\t<a href=\"#\" class=\"box-title red-500\"><br \/>\n\t\t\t\t\t\t\t\t\tCekfakta Lainnya<br \/>\n\t\t\t\t\t\t\t\t<\/a><br \/>\n\t\t\t\t\t\t\t\t<a href=\"https:\/\/cekfakta.tempo.co\/metodologi\" class=\"box-title red-500\" style=\"margin: -32px 0px 0px 144px; color:#fff;\"><br \/>\n\t\t\t\t\t\t\t\t\tMetodologi<br \/>\n\t\t\t\t\t\t\t\t<\/a>\n\t\t\t\t\t\t\t<\/div>\n<\/p><\/div>\n<p>\t\t\t\t\t<\/br><\/br> Original Source : <a href=\"https:\/\/cekfakta.tempo.co\/fakta\/150\/fakta-atau-hoaks-benarkah-tudingan-sandiaga-uno-bahwa-bpjs-tak-lagi-biayai-pengobatan-kanker\" target=\"_blank\">https:\/\/cekfakta.tempo.co\/fakta\/150\/fakta-atau-hoaks-benarkah-tudingan-sandiaga-uno-bahwa-bpjs-tak-lagi-biayai-pengobatan-kanker<\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>[Fakta atau Hoaks] Benarkah Tudingan Sandiaga Uno Bahwa BPJS Tak Lagi Biayai Pengobatan Kanker? Minggu, 17 Maret 2019 21:03 WIB&nbsp; Calon wakil presiden nomor urut 2, Sandiaga Uno menyebutkan bahwa defisit BPJS telah menyebabkan pengobatan seorang ibu di Sragen harus dihentikan. &ldquo;Saya teringat kisah ibu Lis yang pengobatannya harus disetop karena BPJS tidak lagi meng-cover. [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":6898,"comment_status":"closed","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[2],"tags":[],"class_list":["post-6633","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-hoax-indonesia"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.syyhoaxanalyzer.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/6633"}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.syyhoaxanalyzer.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.syyhoaxanalyzer.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.syyhoaxanalyzer.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.syyhoaxanalyzer.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=6633"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/www.syyhoaxanalyzer.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/6633\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.syyhoaxanalyzer.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/6898"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.syyhoaxanalyzer.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=6633"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.syyhoaxanalyzer.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=6633"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.syyhoaxanalyzer.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=6633"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}