{"id":5610,"date":"2019-04-06T19:35:44","date_gmt":"2019-04-06T19:35:44","guid":{"rendered":"http:\/\/www.syyhoaxanalyzer.com\/?p=5610"},"modified":"-0001-11-30T00:00:00","modified_gmt":"-0001-11-29T17:00:00","slug":"[SALAH]-\"Pemerintah-Jokowi-Harus-Hati2-Lanjutkan-Proyek-Kereta-Cepat-Pasca-Putusan-Pengadilan-Tiongkok\";","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.syyhoaxanalyzer.com\/?p=5610","title":{"rendered":"[SALAH] &#8220;Pemerintah Jokowi Harus Hati2 Lanjutkan Proyek Kereta Cepat Pasca Putusan Pengadilan Tiongkok&#8221;;"},"content":{"rendered":"<div>\n<article id=\"post-10943\" class=\"post-10943 post type-post status-publish format-standard hentry category-fitnah-hasut-hoax\">\n<header class=\"entry-header mh-clearfix\">\n<h1 class=\"entry-title\">[SALAH] &#8220;Pemerintah Jokowi Harus Hati2 Lanjutkan Proyek Kereta Cepat Pasca Putusan Pengadilan Tiongkok&#8221;<\/h1>\n<p class=\"mh-meta entry-meta\">\n<span class=\"entry-meta-date updated\"><i class=\"fa fa-clock-o\"><\/i><a href=\"https:\/\/turnbackhoax.id\/2018\/04\/\">April 25, 2018<\/a><\/span><br \/>\n<span class=\"entry-meta-author author vcard\"><i class=\"fa fa-user\"><\/i><a class=\"fn\" href=\"https:\/\/turnbackhoax.id\/author\/aribowo\/\">Aribowo Sasmito<\/a><\/span><br \/>\n<span class=\"entry-meta-categories\"><i class=\"fa fa-folder-open-o\"><\/i><a href=\"https:\/\/turnbackhoax.id\/category\/fitnah-hasut-hoax\/\" rel=\"category tag\">Fitnah \/ Hasut \/ Hoax<\/a><\/span><br \/>\n<span class=\"entry-meta-comments\"><i class=\"fa fa-comment-o\"><\/i><a class=\"mh-comment-scroll\" href=\"https:\/\/turnbackhoax.id\/2018\/04\/25\/salah-pemerintah-jokowi-harus-hati2-lanjutkan-proyek-kereta-cepat-pasca-putusan-pengadilan-tiongkok\/#mh-comments\">0<\/a><\/span>\n<\/p>\n<\/header>\n<div class=\"entry-content mh-clearfix\">\n<p>Peristiwa di tahun 2016. Reuters mengklarifikasi bahwa tidak menulis dan mendistribusikan artikel yang dijadikan sumber oleh situs brudirect.com, dan situs brudirect.com mengklarifikasi bahwa artikel tersebut tidak disetujui, artikel tersebut tayang karena diretas oleh pihak ketiga menggunakan metode &#8220;MySQL Injection&#8221;.<\/p>\n<p>======<\/p>\n<p><strong>KATEGORI<\/strong><br \/>\nDisinformasi.<\/p>\n<p>======<\/p>\n<p><strong>SUMBER<\/strong><\/p>\n<p>(1) Pesan berantai Whatsapp.<\/p>\n<p>&#8212;&#8212;<\/p>\n<p>(2) <a href=\"http:\/\/bit.ly\/2vJj4vE\">http:\/\/bit.ly\/2vJj4vE<\/a>, akun Facebook &#8220;Prof. Dr. Yusril Ihza Mahendra&#8221; (akun tidak atau belum terverifikasi). Sudah dibagikan 69 kali per tangkapan layar dibuat.<\/p>\n<p>&#8212;&#8212;<\/p>\n<p>(3) <a href=\"http:\/\/bit.ly\/2FfZMNO\">http:\/\/bit.ly\/2FfZMNO<\/a>, tulisan ke beranda akun terverifikasi &#8220;Prabowo Subianto&#8221; dari akun &#8220;Agung Mozin&#8221;.<\/p>\n<p>======<\/p>\n<p><strong>NARASI<\/strong><\/p>\n<p>(1) &#8220;Pemerintah Jokowi Harus Hati2 Lanjutkan Proyek Kereta Cepat Pasca Putusan Pengadilan Tiongkok&#8221;, selengkapnya di poin (3) bagian REFERENSI.<\/p>\n<p>&#8212;&#8212;<\/p>\n<p>(2) &#8220;Isue dibawah ini sangat mengagetkan kita,, sekalian menjadi jawaban kegaduhan soal proyek ketera api yang dipaksakan oleh madam Rini dan Jokowi&#8230;&#8221;, selengkapnya di poin (4) bagian REFERENSI.<\/p>\n<p>======<\/p>\n<p><strong>PENJELASAN<\/strong><\/p>\n<p>viva.co.id: &#8220;&#8221;Artikel tersebut pertama kali muncul di Brudirect, tetapi tidak ditulis atau didistribusikan oleh Reuters. Sekarang artikel itu pun sudah dihapus dari situs Brudirect,&#8221; demikian pernyataan Reuters kepada VIVA.co.id, Kamis 14 April 2016.&#8221;, selengkapnya di poin (1) bagian REFERENSI.<\/p>\n<p>tempo.co: &#8220;&#8221;Berkenaan dengan insiden artikel baru pada bagian web kami, kami ingin mengklarifikasi artikel itu tidak disetujui oleh BRUDIRECT.COM dan REUTERS,&#8221; seperti dilansir dalam situs resmi \u00e2\u20ac\u017dBrunei Direct.com, Rabu, 13 April 2016. &#8220;, selengkapnya di poin (2) bagian REFERENSI.<\/p>\n<p>======<\/p>\n<p><strong>REFERENSI<\/strong><\/p>\n<p>(1) <a href=\"http:\/\/bit.ly\/2HNnl68\">http:\/\/bit.ly\/2HNnl68<\/a>, viva.co.id: &#8220;Reuters Klarifikasi Berita Rini Soal Kasus Korupsi China<\/p>\n<p>Tim VIVA  \u00bb<br \/>\nBERITA &gt; BISNIS<br \/>\nKamis, 14 April 2016 | 10:00 WIB<\/p>\n<p>(foto)<br \/>\nPhoto: VIVAnews\/Ikhwan Yanuar<br \/>\nMenteri ESDM Sudirman Said, bersama Menteri BUMN Rini Soemarno dan Direktur Utama Pertamina Dwi Soetjipto<\/p>\n<p>VIVA.co.id &#8211; Reuters, kantor berita yang bermarkas di London, Inggris, mengklarifikasi pemberitaan mengenai Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Rini Soemarno, yang tertulis dalam pemberitaan kasus korupsi yang melibatkan Gubernur Provinsi Hainan, negara Republik Rakyat China (RRC), Ji Wenlin.<\/p>\n<p>Seperti diketahui, dalam pemberitaan yang dilansir Brudirect.com, situs berita Brunei Darussalam, menyebutkan Reuters sebagai sumber laporan itu.<\/p>\n<p>&#8220;Artikel tersebut pertama kali muncul di Brudirect, tetapi tidak ditulis atau didistribusikan oleh Reuters. Sekarang artikel itu pun sudah dihapus dari situs Brudirect,&#8221; demikian pernyataan Reuters kepada VIVA.co.id, Kamis 14 April 2016.<\/p>\n<p>Brudirect pun telah mengklarifikasi pemberitaan tersebut. Brudirect menyatakan, insiden artikel tersebut karena websitenya terkena MySQL Injection, atau di-hack. Baca selengkapnya: Brudirect Klarifikasi Berita Rini di Kasus Korupsi China<\/p>\n<p>Sebelumnya, Rini memberikan respons terkait pemberitaan tersebut. Dia merasa difitnah. Selengkapnya baca: Namanya Muncul di Kasus Korupsi China, Ini Respons Rini<\/p>\n<p>(ren)&#8221;<\/p>\n<p>&#8212;&#8212;<\/p>\n<p>(2) <a href=\"http:\/\/bit.ly\/2vMuMWk\">http:\/\/bit.ly\/2vMuMWk<\/a>, tempo.co: &#8220;Brunei Direct Klarifikasi Berita Rini Terima US$ 5 juta<\/p>\n<p>Oleh : Tempo.co<br \/>\nRabu, 13 April 2016 23:02 WIB<\/p>\n<p>(foto)<br \/>\nMenteri BUMN, Rini Soemarno. ANTARA\/Sigid Kurniawan<\/p>\n<p>TEMPO.CO, Jakarta &#8211; Situs brudirect.com yang mengaku sebagai situs berita nomor 1 negara Brunei Darussalam, mengklarifikasi pemberitaan yang menyebutkan adanya pengiriman uang US$ 5 juta kepada Menteri Badan Usaha Milik Negara Rini Soemarno \u00e2\u20ac\u017ddari wakil Gubernur Hainan, Cina, Ji Wenlin.<\/p>\n<p>&#8220;Berkenaan dengan insiden artikel baru pada bagian web kami, kami ingin mengklarifikasi artikel itu tidak disetujui oleh BRUDIRECT.COM dan REUTERS,&#8221; seperti dilansir dalam situs resmi \u00e2\u20ac\u017dBrunei Direct.com, Rabu, 13 April 2016.<\/p>\n<p>Situs itu menyebutkan telah terjadi kesalahan dalam program situs mereka sehingga menyebabkan kebingungan bagi pembaca. Mereka menyesalkan kejadian tersebut. Mereka menyebutkan ada pihak ketiga yang meretas situs tadi.<\/p>\n<p>&#8220;Website kami dilanda Injection MySQL pada awal pekan ini, yang mungkin telah menyebabkan artikel tersebut muncul di website kami.&#8221;<\/p>\n<p>Brunei Direct, dalam situs resminya, menjelaskan masih mencari tahu penyebab kesalahan tersebut. &#8220;Kami masih dalam proses membersihkan penyebab error itu.&#8221;<\/p>\n<p>Situs Brunei Direct, Senin, 11 April 2016, memuat kabar mengenai kedekatan Ji Wenlin dengan Menteri BUMN Rini Soemarno. Ji Wenlin tengah menjadi sorotan sejumlah media di Cina atas dugaan pelanggaran hukum yang ia lakukan. Artikel tersebut menyebutkan sumber informasi kedekatan Rini dan Ji Wenlin berasal dari penyelidik perkara Wenlin.<\/p>\n<p>Disebutkan dalam artikel tadi, Ji Wenlin mengenal Rini lewat ibu tirinya. Melalui Rini, Wenlin mencoba menjalin akses ke Presiden Joko Widodo. Bahkan Wenlin pernah berupaya mendatangkan investasi US$ 5 juta ke Indonesia untuk proyek kereta api cepat. Kini kabar tersebut sudah tidak bisa diakses melalui situs Brunei Direct.<\/p>\n<p>ABDUL AZIS&#8221;<\/p>\n<p>&#8212;&#8212;<\/p>\n<p>(3) <a href=\"http:\/\/bit.ly\/2vJj4vE\">http:\/\/bit.ly\/2vJj4vE<\/a>, &#8220;Pemerintah Jokowi Harus Hati2 Lanjutkan Proyek Kereta Cepat Pasca Putusan Pengadilan Tiongkok<\/p>\n<p>Jika apa yang diberitakan Reuters dan dikutip oleh media berbagai negara itu benar adanya, maka Pemerintah Jokowi harus ekstra hati2 untuk melanjutkan kerjasama konsorsium 4 BUMN dengan China Railway Construction dengan adanya putusan pengadilan korupsi di Tiongkok yang memvonis bersalah dua pejabat pemerintahnya. Apalagi disebutkan dengan jelas kedekatan kedua pejabat Tiongkok itu dengan pemerintah Presiden Jokowi dan adanya remittance 5 juta dolar kepada Menteri BUMN kita.<\/p>\n<p>Aparat penegak hukum anti rasuah di negara kita kini berkewajiban utk menyelidiki dugaan adanya korupsi dalam kerjasama pembangunan kereta cepat Jakarta Bandung yang sdh digroundbreaking Presiden Jokowi itu berdasarkan data dan informasi putusan pengadilan Tiongkok. Aparat penegak hukum kita dapat bekerjasama berdasarkan mutual legal assistant dengan Pemerintah Tiongkok.<br \/>\nSaya berharap aparat penegak hukum kita bertindak cepat, jika memang apa yang diberitakan Reuters dan dikutip media berbagai negara itu benar adanya. Langkah cepat ini penting untuk menjaga marwah pemerintah kita di dunia internasional, apalagi Presiden Jokowi dikenal sebagai Presiden yang bersih dan anti korupsi.<\/p>\n<p>=========================================================<\/p>\n<p>The Chinese Communist Party and Corruption Network Worldwide<\/p>\n<p>Zhou Yong Kang member of the Politburo Standing Committee. Reuters<\/p>\n<p>11th April, 2016 | 09:26:09 AM | 615 views<br \/>\nTaiwan<\/p>\n<p>In the examination of Ji Wenlin, governor of Hainan province within mid of January 2016 revealed a shocking confession that during the time Ji Wenlin with Zhou Yong Kang of the Chinese Communist Party Central Committee set up many projects in various countries. Ji Wenlin and Zhou Yong Kang obtain Commission Fee of company the Chinese companies get projects in various Asian countries about 10% to 20% of each project. One of company that often help is China Rail Way Construction Limited.<\/p>\n<p>In Thailand, Ji Wenlin and Zhou Yong Kang co-operates with Thailand bribing police Lt. Gen. Pongpat Chsyapan through projects was undertaken by China Railway Construction since 2006.<br \/>\nWith India, Zhou Yong Kang and Ji Wenlin related very closely to the former Indian Prime Minister Manmohan Singh and Pakaj Bhujbal and had a coal business.<br \/>\nIn Indonesia, Ji Wenlin and Zhou Yong Kang had a very close relationship with the government of Indonesian President Mr. Jokowi, by through the second mother of the country Mrs. Rini Soemarno, which currently has the most decisive ministerial posts in the construction of the railway. In January 2016, Ji Wenlin arranged remittances to Ms. Rini Sumarno amount 5 Million USD.<\/p>\n<p>Currently Ji Wenlin and Zhou Yong Kang have been punished for corruption is enormous over the last 8 years. Ji Wenlin in law 14 years in prison and Zhou Yong Kang was sentenced to life, as presented Wang Dan in Taiwan in the World seminar against corruption early last week.<\/p>\n<p>Source:<br \/>\ncourtesy of REUTERS<br \/>\nby Reuters<\/p>\n<p>=========================================================<\/p>\n<p>Partai Komunis China dan Korupsi Jaringan Seluruh Dunia<\/p>\n<p>anggota Zhou Yongkang Komite Tetap Politbiro.<br \/>\nReuters<\/p>\n<p>11 April 2016 | 09:26:09 | 615 views<br \/>\nTaiwan<\/p>\n<p>Dalam pemeriksaan Ji Wenlin, Gubernur Provinsi Hainan dalam pertengahan Januari 2016 mengungkapkan pengakuan mengejutkan bahwa selama waktu Ji Wenlin dengan Zhou Yong Kang Komite Sentral Partai Komunis China mendirikan banyak proyek di berbagai negara. Ji Wenlin dan Zhou Yongkang mendapatkan Komisi Fee dari perusahaan perusahaan China mendapatkan proyek di berbagai negara Asia sekitar 10% sampai 20% dari setiap proyek. Salah satu perusahaan yang sering membantu adalah China Rail Way Konstruksi Limited.<\/p>\n<p>Di Thailand, Ji Wenlin dan Zhou Yongkang co-beroperasi dengan Thailand menyuap polisi Letnan Jenderal Pongpat Chsyapan melalui proyek-proyek yang dilakukan oleh China Railway Construction sejak tahun 2006.<br \/>\nDengan India, Zhou Yongkang dan Ji Wenlin terkait sangat erat dengan mantan Perdana Menteri India Manmohan Singh dan Pakaj Bhujbal dan memiliki bisnis batubara.<br \/>\nDi Indonesia, Ji Wenlin dan Zhou Yongkang memiliki hubungan yang sangat dekat dengan pemerintah Presiden Indonesia Pak Jokowi, dengan melalui ibu kedua negara Mrs. Rini Soemarno, yang saat ini memiliki jabatan menteri paling menentukan dalam pembangunan kereta api. Pada bulan Januari 2016, Ji Wenlin diatur pengiriman uang ke Ibu Rini Sumarno jumlah 5 juta USD.<\/p>\n<p>Saat Ji Wenlin dan Zhou Yongkang telah dihukum karena korupsi sangat besar selama 8 tahun terakhir. Ji Wenlin dalam hukum 14 tahun penjara dan Zhou Yongkang dihukum seumur hidup, seperti yang disajikan Wang Dan di Taiwan dalam seminar Dunia melawan korupsi awal pekan lalu.<\/p>\n<p>Sumber:<br \/>\ncourtesy of REUTERS<\/p>\n<p>Ada nama Rini Soemarno di sidang koruptor China | Brunei&#8217;s No.1 News Website<br \/>\nhttp:\/\/brudirect.com\/article.php?id=1633&#8221;.<\/p>\n<p>&#8212;&#8212;<\/p>\n<p>(4) <a href=\"http:\/\/bit.ly\/2FfZMNO\">http:\/\/bit.ly\/2FfZMNO<\/a>, &#8220;Isue dibawah ini sangat mengagetkan kita,, sekalian menjadi jawaban kegaduhan soal proyek ketera api yang dipaksakan oleh madam Rini dan Jokowi&#8230;..ternyata seperti ini&#8230;.Rumah Politik Agung Mozin mengajak teman2 memberikan informasi dan data lain yang bisa membantah berita yang menghebohkan ini&#8230;..sekali lagi jangan asal bunyi kayak beberapa teman yg memang kurang pintar itu&#8230;.. Hehehehehe<\/p>\n<p>The Chinese Communist Party and Corruption Network Worldwide | Brunei&#8217;s No.1 News Website<br \/>\nhttp:\/\/brudirect.com\/article.php&#8230;. With India, Zhou Yong Kang and Ji Wenlin related very closely to the former Indian Prime Minister Manmohan Singh and Pakaj Bhujbal and had a coal business.<br \/>\nIn Indonesia, Ji Wenlin and Zhou Yong Kang had a very close relationship with the government of Indonesian President Mr. Jokowi, by through the second mother of the country Mrs. Rini Soemarno, which currently has the most decisive ministerial posts in the construction of the railway. In January 2016, Ji Wenlin arranged remittances to Ms. Rini Sumarno amount 5 Million USD. ____KPK harus periksa Rini Soemarno terkait proyek kereta Cepat dengan China Railway Construction ,dalam sebuah berita media online Brunei one yang sadur dari Kantor berita Reuter bahwa dari pengakuan Petinggi CRC limited Ji Wenlin and Zhou Yong Kang ditangkap karena kasus korupsi di Proyek Kereta Cepat China di Thailand Dan divonis hukuman 8 tahun Dan 14 tahun penjara .<\/p>\n<p>Kedua pejabat China Railway Corporation limited ini dekat dengan Presiden Jokowi melalui the second mother if Rini Soemarno dan mereka hadir saat ground breaking projek Kereta Cepat Bandung- Jakarta .dari pengakuan Ji Wen Lin Dan Zhou Yong Kang ,Rini menerima uang remittance dari CRC sejumlah 5 Juta dollar<\/p>\n<p>Nah &#8230;..ternyata &#8230;.<\/p>\n<p>(tautan ke http:\/\/brudirect.com\/article.php?id=1633)&#8221;.<\/p>\n<p>======<\/p>\n<p>Sumber: <a href=\"https:\/\/www.facebook.com\/groups\/fafhh\/permalink\/633197497012789\/\">https:\/\/www.facebook.com\/groups\/fafhh\/permalink\/633197497012789\/<\/a><\/p>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"aligncenter size-full wp-image-10944\" src=\"https:\/\/turnbackhoax.id\/wp-content\/uploads\/2018\/04\/brudirect-01.png\" alt=\"\" width=\"713\" height=\"877\" srcset=\"https:\/\/turnbackhoax.id\/wp-content\/uploads\/2018\/04\/brudirect-01.png 713w, https:\/\/turnbackhoax.id\/wp-content\/uploads\/2018\/04\/brudirect-01-244x300.png 244w\" sizes=\"(max-width: 713px) 100vw, 713px\" \/><\/p>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"aligncenter size-full wp-image-10945\" src=\"https:\/\/turnbackhoax.id\/wp-content\/uploads\/2018\/04\/brudirect-02.png\" alt=\"\" width=\"404\" height=\"873\" srcset=\"https:\/\/turnbackhoax.id\/wp-content\/uploads\/2018\/04\/brudirect-02.png 404w, https:\/\/turnbackhoax.id\/wp-content\/uploads\/2018\/04\/brudirect-02-139x300.png 139w\" sizes=\"(max-width: 404px) 100vw, 404px\" \/><\/p>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"aligncenter size-full wp-image-10946\" src=\"https:\/\/turnbackhoax.id\/wp-content\/uploads\/2018\/04\/brudirect-03.png\" alt=\"\" width=\"404\" height=\"873\" srcset=\"https:\/\/turnbackhoax.id\/wp-content\/uploads\/2018\/04\/brudirect-03.png 404w, https:\/\/turnbackhoax.id\/wp-content\/uploads\/2018\/04\/brudirect-03-139x300.png 139w\" sizes=\"(max-width: 404px) 100vw, 404px\" \/><\/p>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"aligncenter size-full wp-image-10947\" src=\"https:\/\/turnbackhoax.id\/wp-content\/uploads\/2018\/04\/brudirect-04.png\" alt=\"\" width=\"404\" height=\"726\" srcset=\"https:\/\/turnbackhoax.id\/wp-content\/uploads\/2018\/04\/brudirect-04.png 404w, https:\/\/turnbackhoax.id\/wp-content\/uploads\/2018\/04\/brudirect-04-167x300.png 167w\" sizes=\"(max-width: 404px) 100vw, 404px\" \/><\/p>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"aligncenter size-full wp-image-10948\" src=\"https:\/\/turnbackhoax.id\/wp-content\/uploads\/2018\/04\/brudirect-05.png\" alt=\"\" width=\"389\" height=\"710\" srcset=\"https:\/\/turnbackhoax.id\/wp-content\/uploads\/2018\/04\/brudirect-05.png 389w, https:\/\/turnbackhoax.id\/wp-content\/uploads\/2018\/04\/brudirect-05-164x300.png 164w\" sizes=\"(max-width: 389px) 100vw, 389px\" \/><\/p>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"aligncenter size-full wp-image-10949\" src=\"https:\/\/turnbackhoax.id\/wp-content\/uploads\/2018\/04\/brudirect-06.png\" alt=\"\" width=\"389\" height=\"710\" srcset=\"https:\/\/turnbackhoax.id\/wp-content\/uploads\/2018\/04\/brudirect-06.png 389w, https:\/\/turnbackhoax.id\/wp-content\/uploads\/2018\/04\/brudirect-06-164x300.png 164w\" sizes=\"(max-width: 389px) 100vw, 389px\" \/><\/p>\n<p>\t<\/br><\/br> Original Source : <a href=\"https:\/\/turnbackhoax.id\/2018\/04\/25\/salah-pemerintah-jokowi-harus-hati2-lanjutkan-proyek-kereta-cepat-pasca-putusan-pengadilan-tiongkok\/\" target=\"_blank\">https:\/\/turnbackhoax.id\/2018\/04\/25\/salah-pemerintah-jokowi-harus-hati2-lanjutkan-proyek-kereta-cepat-pasca-putusan-pengadilan-tiongkok\/<\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>[SALAH] &#8220;Pemerintah Jokowi Harus Hati2 Lanjutkan Proyek Kereta Cepat Pasca Putusan Pengadilan Tiongkok&#8221; April 25, 2018 Aribowo Sasmito Fitnah \/ Hasut \/ Hoax 0 Peristiwa di tahun 2016. Reuters mengklarifikasi bahwa tidak menulis dan mendistribusikan artikel yang dijadikan sumber oleh situs brudirect.com, dan situs brudirect.com mengklarifikasi bahwa artikel tersebut tidak disetujui, artikel tersebut tayang karena [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":6890,"comment_status":"closed","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[2],"tags":[],"class_list":["post-5610","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-hoax-indonesia"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.syyhoaxanalyzer.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/5610"}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.syyhoaxanalyzer.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.syyhoaxanalyzer.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.syyhoaxanalyzer.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.syyhoaxanalyzer.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=5610"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/www.syyhoaxanalyzer.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/5610\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.syyhoaxanalyzer.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/6890"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.syyhoaxanalyzer.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=5610"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.syyhoaxanalyzer.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=5610"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.syyhoaxanalyzer.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=5610"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}