{"id":5431,"date":"2019-04-06T19:35:37","date_gmt":"2019-04-06T19:35:37","guid":{"rendered":"http:\/\/www.syyhoaxanalyzer.com\/?p=5431"},"modified":"-0001-11-30T00:00:00","modified_gmt":"-0001-11-29T17:00:00","slug":"[SALAH]-\"Inilah-korban-yang-terkena-MUSIBAH-gempar-di-palu\";","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.syyhoaxanalyzer.com\/?p=5431","title":{"rendered":"[SALAH] &#8220;Inilah korban yang terkena MUSIBAH gempar di palu&#8221;;"},"content":{"rendered":"<div>\n<article id=\"post-16037\" class=\"post-16037 post type-post status-publish format-standard hentry category-fitnah-hasut-hoax\">\n<header class=\"entry-header mh-clearfix\">\n<h1 class=\"entry-title\">[SALAH] &#8220;Inilah korban yang terkena MUSIBAH gempar di palu&#8221;<\/h1>\n<p class=\"mh-meta entry-meta\">\n<span class=\"entry-meta-date updated\"><i class=\"fa fa-clock-o\"><\/i><a href=\"https:\/\/turnbackhoax.id\/2018\/09\/\">September 30, 2018<\/a><\/span><br \/>\n<span class=\"entry-meta-author author vcard\"><i class=\"fa fa-user\"><\/i><a class=\"fn\" href=\"https:\/\/turnbackhoax.id\/author\/aribowo\/\">Aribowo Sasmito<\/a><\/span><br \/>\n<span class=\"entry-meta-categories\"><i class=\"fa fa-folder-open-o\"><\/i><a href=\"https:\/\/turnbackhoax.id\/category\/fitnah-hasut-hoax\/\" rel=\"category tag\">Fitnah \/ Hasut \/ Hoax<\/a><\/span><br \/>\n<span class=\"entry-meta-comments\"><i class=\"fa fa-comment-o\"><\/i><a class=\"mh-comment-scroll\" href=\"https:\/\/turnbackhoax.id\/2018\/09\/30\/salah-inilah-korban-yang-terkena-musibah-gempar-di-palu\/#mh-comments\">0<\/a><\/span>\n<\/p>\n<\/header>\n<div class=\"entry-content mh-clearfix\">\n<p>Selain mengambil gambar kejadian di pulau Koh Tao (Thailand) setelah peristiwa Tsunami 2004, post sumber juga menggunakan modus &#8220;Minta komentar Amin&#8221;. Selengkapnya di bagian PENJELASAN dan REFERENSI.<\/p>\n<p>======<\/p>\n<p><strong>KATEGORI<\/strong><\/p>\n<p>Disinformasi.<\/p>\n<p>======<\/p>\n<p><strong>SUMBER<\/strong><\/p>\n<p><a href=\"http:\/\/bit.ly\/2DIM7DE\">http:\/\/bit.ly\/2DIM7DE<\/a>, post oleh Page &#8220;Ustadz Arifin Ilham&#8221;, sudah dibagikan 19.283 kali per tangkapan layar dibuat.<\/p>\n<p>======<\/p>\n<p><strong>NARASI<\/strong><\/p>\n<p>&#8220;Innalillahi.. Inilah korban yang terkena MUSIBAH gempar di palu.. Mohon 1 detik sejenak aamiin. Semoga mereka semua husnul khatimah masuk Surga..Yg bagikan semoga dijauhkan dari marabahaya!!! Aamiin.<\/p>\n<p>Saya bersumpah akan bagikan gambar ini. Ucapan adalah doa.&#8221;<\/p>\n<p>======<\/p>\n<p><strong>PENJELASAN<\/strong><\/p>\n<p>(1) <a href=\"http:\/\/bit.ly\/2rhTadC\">http:\/\/bit.ly\/2rhTadC<\/a> \/ <a href=\"http:\/\/bit.ly\/2MxVN7S\">http:\/\/bit.ly\/2MxVN7S<\/a>, First Draft News: \u00e2\u20ac\u0153Konten yang Salah<\/p>\n<p>Ketika konten yang asli dipadankan dengan konteks informasi yang salah&#8221;.<\/p>\n<p>&#8212;&#8212;<\/p>\n<p>(2) <a href=\"http:\/\/bit.ly\/2xMX3dN\">http:\/\/bit.ly\/2xMX3dN<\/a>, Big Blue Diving Koh Tao: &#8220;Big Blue Diving resort!! A record of the adventures and underwater antics of Big Blue customers and staff around the stunning island of Koh Tao<\/p>\n<p>Thursday, December 27, 2007<\/p>\n<p>In memoriam. A Tsunami Day story- 26th December 2004&#8221;, laman sumber foto yang digunakan oleh post SUMBER.<\/p>\n<p>&#8212;&#8212;<\/p>\n<p>(3) Tribun: &#8220;Dibalik Unggahan Minta Like, Bagikan, dan Katakan Amin di Facebook Ternyata Ada Bisnis Terselubung<\/p>\n<p>Biasanya postingan tersebut ditambahi oleh foto-foto mengenaskan yang menyuruh netizen berdoa dan mengatakan &#8216;amin&#8217; di kolom komentarnya dan tak luput meminta like.<\/p>\n<p>Ternyata ada modus bisnis gelap yang terselubung di dalamnya.&#8221;, selengkapnya di bagian REFERENSI.<\/p>\n<p>&#8212;&#8212;<\/p>\n<p>(4) Page SUMBER tidak atau belum terverifikasi, sikapi dengan bijak.<\/p>\n<p>======<\/p>\n<p><strong>REFERENSI<\/strong><\/p>\n<p><a href=\"http:\/\/bit.ly\/2D4aQSg\">http:\/\/bit.ly\/2D4aQSg<\/a>, Tribun: &#8220;Dibalik Unggahan Minta Like, Bagikan, dan Katakan Amin di Facebook Ternyata Ada Bisnis Terselubung<\/p>\n<p>Rabu, 20 Desember 2017 14:30<\/p>\n<p>(foto)<br \/>\nNet<br \/>\nfacebook<\/p>\n<p>SERAMBINEWS.COM &#8211; Mungkin kita sudah sering menjumpai postingan yang mengemis like dan share di Facebook.<\/p>\n<p>Biasanya postingan tersebut ditambahi oleh foto-foto mengenaskan yang menyuruh netizen berdoa dan mengatakan &#8216;amin&#8217; di kolom komentarnya dan tak luput meminta like.<\/p>\n<p>Ternyata ada modus bisnis gelap yang terselubung di dalamnya.<\/p>\n<p>Sosial media tersebut sengaja digunakan untuk menyebarluaskan topik-topik yang menyedihkan hingga mengharukan.<\/p>\n<p>Setelah disebarluaskan dan mendapat banyak like, biasanya facebook akan menghubungi akun yang populer tersebut guna memasang iklan di halaman orang tersebut.<\/p>\n<p>Setelah itu, ia akan dapat uang dari keuntungan menjual akun tersebut.<\/p>\n<p>Perlu diketahui, postingan dengan 100.000 like bisa dijual dengan harga USD 150 atau Rp 2 juta.<\/p>\n<p>Bahkan terkadang ada juga pihak yang menghargai sampai USD 200.<\/p>\n<p>Itu seberapa cepat like itu diperoleh.<\/p>\n<p>Seraya dengan diatas, unggahan di Facebook yang cenderung memaksa pengguna untuk melakukan tindakan-tindakan seperti like (menyukai), share (membagikan), tag (menyebut teman), atau comment(mengomentari), bisa disebut sebagai spam atau lebih spesifik diistilahkan &#8221; engagement bait&#8221;.<\/p>\n<p>Salah satu contohnya adalah kuis atau foto yang diberi embel-embel \u00e2\u20ac\u0153tag a friend who likes to nap!&#8221; (sebut teman yang suka tidur).<\/p>\n<p>Unggahan tersebut akan mulai diawasi oleh Facebook.<\/p>\n<p>Layanan yang dirancang Mark Zuckerberg itu memanfaatkan Machine Learning (ML) untuk mendeteksi unggahan-unggahan tersebut.<\/p>\n<p>Jika sebuah akun atau Page berulang kali mengunggah hal-hal yang engagement bait, Facebook akan memblokirnya selama beberapa minggu. Hukuman itu masih bersifat sementara, untuk mengedukasi sekaligus memberi ruang adaptasi bagi pengguna.<\/p>\n<p>\u00e2\u20ac\u0153Ke depan, kami akan terus mencari cara untuk meningkatkan layanan kami dan memberantasi engagement bait,&#8221; kata perwakilan Facebook, sebagaimana dihimpun KompasTekno, Selasa (19\/12\/2017), dari TheVerge.<\/p>\n<p>\u00e2\u20ac\u0153Kami ingin mereduksi konten-konten yang bersifat spam, sensasional, atau palsu, dalam rangka mempromosikan konten yang lebih bermakna dan otentik di Facebook,&#8221; ia menambahkan.<\/p>\n<p>Secara bertahap, Facebook berjanji akun-akun yang menyebarkan konten engagement bait pelan-pelan akan hilang dari peredaran, terlebih dari jejeran Top Post.<\/p>\n<p>Facebook juga secara berkala mengkaji algoritmanya agar tak bersahabat dengan konten yang click bait, video spam, atau unggahan-unggahan sampah lainnya. (*)<\/p>\n<p>Editor: faisal<br \/>\nSumber: TribunWow.com&#8221;.<\/p>\n<p>======<\/p>\n<p>Sumber: <a href=\"https:\/\/web.facebook.com\/groups\/fafhh\/permalink\/755168154815722\/\">https:\/\/web.facebook.com\/groups\/fafhh\/permalink\/755168154815722\/<\/a><\/p>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"aligncenter size-full wp-image-16038\" src=\"https:\/\/turnbackhoax.id\/wp-content\/uploads\/2018\/09\/inilah-korban-gempar-01.png\" alt=\"\" width=\"440\" height=\"799\" srcset=\"https:\/\/turnbackhoax.id\/wp-content\/uploads\/2018\/09\/inilah-korban-gempar-01.png 440w, https:\/\/turnbackhoax.id\/wp-content\/uploads\/2018\/09\/inilah-korban-gempar-01-165x300.png 165w\" sizes=\"(max-width: 440px) 100vw, 440px\" \/><\/p>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"aligncenter size-full wp-image-11663\" src=\"https:\/\/turnbackhoax.id\/wp-content\/uploads\/2018\/05\/firstdraft-7-jenis-mis-dan-disinformasi-3.png\" alt=\"\" width=\"661\" height=\"446\" srcset=\"https:\/\/turnbackhoax.id\/wp-content\/uploads\/2018\/05\/firstdraft-7-jenis-mis-dan-disinformasi-3.png 661w, https:\/\/turnbackhoax.id\/wp-content\/uploads\/2018\/05\/firstdraft-7-jenis-mis-dan-disinformasi-3-300x202.png 300w\" sizes=\"(max-width: 661px) 100vw, 661px\" \/><\/p>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"aligncenter size-full wp-image-16039\" src=\"https:\/\/turnbackhoax.id\/wp-content\/uploads\/2018\/09\/inilah-korban-gempar-02.png\" alt=\"\" width=\"892\" height=\"764\" srcset=\"https:\/\/turnbackhoax.id\/wp-content\/uploads\/2018\/09\/inilah-korban-gempar-02.png 892w, https:\/\/turnbackhoax.id\/wp-content\/uploads\/2018\/09\/inilah-korban-gempar-02-300x257.png 300w, https:\/\/turnbackhoax.id\/wp-content\/uploads\/2018\/09\/inilah-korban-gempar-02-768x658.png 768w\" sizes=\"(max-width: 892px) 100vw, 892px\" \/><\/p>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"aligncenter size-full wp-image-16040\" src=\"https:\/\/turnbackhoax.id\/wp-content\/uploads\/2018\/09\/inilah-korban-gempar-03.png\" alt=\"\" width=\"893\" height=\"763\" srcset=\"https:\/\/turnbackhoax.id\/wp-content\/uploads\/2018\/09\/inilah-korban-gempar-03.png 893w, https:\/\/turnbackhoax.id\/wp-content\/uploads\/2018\/09\/inilah-korban-gempar-03-300x256.png 300w, https:\/\/turnbackhoax.id\/wp-content\/uploads\/2018\/09\/inilah-korban-gempar-03-768x656.png 768w\" sizes=\"(max-width: 893px) 100vw, 893px\" \/><\/p>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"aligncenter size-full wp-image-16041\" src=\"https:\/\/turnbackhoax.id\/wp-content\/uploads\/2018\/09\/inilah-korban-gempar-04.jpg\" alt=\"\" width=\"418\" height=\"762\" srcset=\"https:\/\/turnbackhoax.id\/wp-content\/uploads\/2018\/09\/inilah-korban-gempar-04.jpg 418w, https:\/\/turnbackhoax.id\/wp-content\/uploads\/2018\/09\/inilah-korban-gempar-04-165x300.jpg 165w\" sizes=\"(max-width: 418px) 100vw, 418px\" \/><\/p>\n<p>\t<\/br><\/br> Original Source : <a href=\"https:\/\/turnbackhoax.id\/2018\/09\/30\/salah-inilah-korban-yang-terkena-musibah-gempar-di-palu\/\" target=\"_blank\">https:\/\/turnbackhoax.id\/2018\/09\/30\/salah-inilah-korban-yang-terkena-musibah-gempar-di-palu\/<\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>[SALAH] &#8220;Inilah korban yang terkena MUSIBAH gempar di palu&#8221; September 30, 2018 Aribowo Sasmito Fitnah \/ Hasut \/ Hoax 0 Selain mengambil gambar kejadian di pulau Koh Tao (Thailand) setelah peristiwa Tsunami 2004, post sumber juga menggunakan modus &#8220;Minta komentar Amin&#8221;. Selengkapnya di bagian PENJELASAN dan REFERENSI. ====== KATEGORI Disinformasi. ====== SUMBER http:\/\/bit.ly\/2DIM7DE, post oleh [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":6890,"comment_status":"closed","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[2],"tags":[],"class_list":["post-5431","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-hoax-indonesia"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.syyhoaxanalyzer.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/5431"}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.syyhoaxanalyzer.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.syyhoaxanalyzer.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.syyhoaxanalyzer.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.syyhoaxanalyzer.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=5431"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/www.syyhoaxanalyzer.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/5431\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.syyhoaxanalyzer.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/6890"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.syyhoaxanalyzer.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=5431"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.syyhoaxanalyzer.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=5431"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.syyhoaxanalyzer.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=5431"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}