{"id":5310,"date":"2019-04-06T19:35:32","date_gmt":"2019-04-06T19:35:32","guid":{"rendered":"http:\/\/www.syyhoaxanalyzer.com\/?p=5310"},"modified":"-0001-11-30T00:00:00","modified_gmt":"-0001-11-29T17:00:00","slug":"[SALAH]-\"Bangga-jadi-PKI,-ngaku-paling-NKRI\";","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.syyhoaxanalyzer.com\/?p=5310","title":{"rendered":"[SALAH] &#8220;Bangga jadi PKI, ngaku paling NKRI&#8221;;"},"content":{"rendered":"<div>\n<article id=\"post-13088\" class=\"post-13088 post type-post status-publish format-standard hentry category-fitnah-hasut-hoax\">\n<header class=\"entry-header mh-clearfix\">\n<h1 class=\"entry-title\">[SALAH] &#8220;Bangga jadi PKI, ngaku paling NKRI&#8221;<\/h1>\n<p class=\"mh-meta entry-meta\">\n<span class=\"entry-meta-date updated\"><i class=\"fa fa-clock-o\"><\/i><a href=\"https:\/\/turnbackhoax.id\/2018\/07\/\">July 7, 2018<\/a><\/span><br \/>\n<span class=\"entry-meta-author author vcard\"><i class=\"fa fa-user\"><\/i><a class=\"fn\" href=\"https:\/\/turnbackhoax.id\/author\/aribowo\/\">Aribowo Sasmito<\/a><\/span><br \/>\n<span class=\"entry-meta-categories\"><i class=\"fa fa-folder-open-o\"><\/i><a href=\"https:\/\/turnbackhoax.id\/category\/fitnah-hasut-hoax\/\" rel=\"category tag\">Fitnah \/ Hasut \/ Hoax<\/a><\/span><br \/>\n<span class=\"entry-meta-comments\"><i class=\"fa fa-comment-o\"><\/i><a class=\"mh-comment-scroll\" href=\"https:\/\/turnbackhoax.id\/2018\/07\/07\/salah-bangga-jadi-pki-ngaku-paling-nkri\/#mh-comments\">0<\/a><\/span>\n<\/p>\n<\/header>\n<div class=\"entry-content mh-clearfix\">\n<p>Peristiwa di 2016. &#8220;Seorang pemuda tiba-tiba diadang mobil di sebuah jalan saat mengendarai sepeda motornya. Dari dalam mobil turun sekitar tiga orang menghampiri si pemuda yang ternyata memakai pin berlambang palu arit, logo Partai Komunis Indonesia (PKI).&#8221;, selengkapnya di bagian PENJELASAN dan REFERENSI.<\/p>\n<p>======<\/p>\n<p><strong>KATEGORI<\/strong><\/p>\n<p>Disinformasi.<\/p>\n<p>======<\/p>\n<p><strong>SUMBER<\/strong><\/p>\n<p>(1) Pertanyaan dari salah satu anggota FAFHH.<\/p>\n<p>&#8212;&#8212;<\/p>\n<p>(2) <a href=\"http:\/\/bit.ly\/2zrIhg7\">http:\/\/bit.ly\/2zrIhg7<\/a>, post di Grup &#8220;FPI Ormas Terlarang&#8221; (facebook.com\/groups\/457457957782832) oleh akun &#8220;Nain&#8221; (facebook.com\/ImamR.besar). Sudah dibagikan 178 kali per tangkapan layar dibuat.<\/p>\n<p>======<\/p>\n<p><strong>NARASI<\/strong><\/p>\n<p>&#8220;cebong goblok sampai ke DNA nembus ke sperma :v<br \/>\nbangga jadi PKI,<br \/>\nngaku paling NKRI,<br \/>\nPANCASILA aja GAK TAU,<br \/>\nlagu Indonesia raya gag tau,<\/p>\n<p>tabokin aja pak, CEBONG GOBLOK.&#8221;<\/p>\n<p>======<\/p>\n<p><strong>PENJELASAN<\/strong><\/p>\n<p>(1) Video yang digunakan adalah kejadian di 2016.<\/p>\n<p>&#8212;&#8212;<\/p>\n<p>(2) Di post sumber, akun tersebut menyematkan label\/julukan ke korban tanpa ada bukti jelas mengenai preferensi politik korban.<\/p>\n<p>&#8212;&#8212;<\/p>\n<p>(3) <a href=\"http:\/\/bit.ly\/2rhTadC\">http:\/\/bit.ly\/2rhTadC<\/a>, firsdraftnews.org: \u00e2\u20ac\u0153Konten yang Salah<\/p>\n<p>Ketika konten yang asli dipadankan dengan konteks informasi yang salah&#8221;.<\/p>\n<p>======<\/p>\n<p><strong>REFERENSI<\/strong><\/p>\n<p>(1) <a href=\"http:\/\/bit.ly\/2ucnFCl\">http:\/\/bit.ly\/2ucnFCl<\/a>, liputan6.com: &#8220;Pakai Pin PKI, Pemuda Ini Dicegat dan Dianiaya<\/p>\n<p>Raden Trimutia Hatta<br \/>\n20 Apr 2016, 12:04 WIB<\/p>\n<p>(foto)<br \/>\nSeorang pemuda yang memakai pin PKI tiba-tiba diadang mobil di sebuah jalan saat mengendarai sepeda motornya.<\/p>\n<p>Liputan6.com, Jakarta &#8211; Seorang pemuda tiba-tiba diadang mobil di sebuah jalan saat mengendarai sepeda motornya. Dari dalam mobil turun sekitar tiga orang menghampiri si pemuda yang ternyata memakai pin berlambang palu arit, logo Partai Komunis Indonesia (PKI).<\/p>\n<p>Dalam video yang beredar di Facebook, Rabu (20\/4\/2016), pemuda itu terlihat bingung saat seorang berseragam LSM KPK menghampiri dan mengambil pin PKI yang tersemat di dadanya. Tak lama berselang, seorang bertopi dengan rambut gondrong langsung menginterograsi pemuda itu.<\/p>\n<p>&#8220;Lo kenapa pakai pin PKI? Lo siapa? KTP lo mana? Buka helm lo,&#8221; ujar pria bertopi itu.<\/p>\n<p>&#8220;Saya bukan siapa-siapa. Ini (pin) bukan PKI. Saya minta maaf, Pak,&#8221; jawab si pemuda.<\/p>\n<p>Tak terima dengan jawaban itu, pria bertopi langsung melayangkan pukulan ke kepala si pemuda yang masih memakai helm. &#8220;Kenapa lo pakai pin ini?&#8221; tanya di pria bertopi lagi sambil melayangkan pukulan kembali ke kepala si pemuda.<\/p>\n<p>&#8220;Saya tidak sengaja Pak. Saya tidak tahu, demi Allah saya bukan (PKI),&#8221; jawab si pemuda sambil melindungi kepalanya.<\/p>\n<p>&#8220;Lo orang Indonesia? Kenapa lo pakai pin PKI?&#8221; ucap di pria bertopi sambil memaki dengan kata kasar dan menjambak rambut si pemuda yang sudah melepas helmnya.<\/p>\n<p>Polisi Datang<\/p>\n<p>Tak lama, seorang polisi mengendarai motor gede datang menghampiri lokasi keributan dan menanyakan apa yang sedang terjadi. &#8220;Pakai pin PKI dia ini. Tangkap Pak, tangkap,&#8221; kata pria bertopi itu kepada polisi.<\/p>\n<p>Polisi yang datang berusaha menenangkan dan meminta si pemuda menunjukkan KTP. Meski ada polisi, pria bertopi dan seorang warga lainnya masih saja memukuli kepala si pemuda.<\/p>\n<p>Akhirnya polisi pun membubarkan kerumunan dan meminta si pemuda pergi meninggalkan lokasi. Saksikan video lengkapnya di bawah ini:<\/p>\n<p>(video)&#8221;.<\/p>\n<p>&#8212;&#8212;<\/p>\n<p>(2) <a href=\"http:\/\/bit.ly\/2KDD35W\">http:\/\/bit.ly\/2KDD35W<\/a>, liputan6.com: &#8220;Polisi Diminta Tindak Penganiaya Pemuda Pakai Pin PKI<\/p>\n<p>Silvanus Alvin<br \/>\n20 Apr 2016, 16:40 WIB<\/p>\n<p>(foto)<br \/>\nMassa aksi dari Front Pancasila bersiap menggelar aksi didepan Hotel Aryaduta, Jakarta, Senin (18\/4). Mereka menolak Simposium PKI yang dapat dimanfaatkan menghidupkan kembali paham komunis. (Liputan6.com\/Faizal Fanani)<\/p>\n<p>Liputan6.com, Jakarta &#8211; Seorang pemuda dianiaya di tempat umum karena memakai pin berlambang palu arit, logo Partai Komunis Indonesia (PKI). Pengamat dari Habibie Center Indria Samego menilai tindakan itu tidak pantas dilakukan.<\/p>\n<p>&#8220;Bully di tempat umum karena pin itu (PKI) pokoknya dari segi hukum dan norma tidak boleh. Memukul itu tidak boleh,&#8221; tegas Indria kepada Liputan6.com, di Jakarta, Rabu (20\/4\/2016).<\/p>\n<p>Pria yang pernah menjabat sebagai Penasihat Kapolri ini menegaskan polisi yang melihat aksi tersebut harusnya mengambil tindakan. Sebagai negara hukum, tidak bisa melakukan kekerasan secara sembarangan di muka umum.<\/p>\n<p>&#8220;Polisi harusnya bertindak kalau ada kekerasan seperti itu. Jangan cuma melihat saja,&#8221; tegas Indria.<\/p>\n<p>(foto)<br \/>\nSeorang pemuda yang memakai pin PKI tiba-tiba diadang mobil di sebuah jalan saat mengendarai sepeda motornya.<\/p>\n<p>Dalam video yang beredar di Facebook, Rabu (20\/4\/2016), pemuda itu terlihat bingung saat seorang berseragam LSM KPK menghampiri dan mengambil pin PKI yang tersemat di dadanya. Tak lama berselang, seorang bertopi dengan rambut gondrong langsung menginterograsi pemuda itu.<\/p>\n<p>&#8220;Lo kenapa pakai pin PKI? Lo siapa? KTPlo mana? Buka helm lo,&#8221; ujar pria bertopi itu.<\/p>\n<p>&#8220;Saya bukan siapa-siapa. Ini (pin) bukan PKI. Saya minta maaf, Pak,&#8221; jawab si pemuda.<\/p>\n<p>Tak terima dengan jawaban itu, pria bertopi langsung melayangkan pukulan ke kepala si pemuda yang masih memakai helm. &#8220;Kenapa lo pakai pin ini?&#8221; tanya di pria bertopi lagi sambil melayangkan pukulan kembali ke kepala si pemuda.<\/p>\n<p>Tak lama, seorang polisi mengendarai motor gede datang menghampiri lokasi keributan dan menanyakan apa yang sedang terjadi. &#8220;Pakai pin PKI dia ini. Tangkap Pak, tangkap,&#8221; kata pria bertopi itu kepada polisi.<\/p>\n<p>Polisi yang datang berusaha menenangkan dan meminta si pemuda menunjukkan KTP. Meski ada polisi, pria bertopi dan seorang warga lainnya masih saja memukuli kepala si pemuda.<\/p>\n<p>Akhirnya polisi pun membubarkan kerumunan dan meminta si pemuda pergi meninggalkan lokasi.&#8221;<\/p>\n<p>======<\/p>\n<p>Sumber: <a href=\"https:\/\/www.facebook.com\/groups\/fafhh\/permalink\/681352432197295\/\">https:\/\/www.facebook.com\/groups\/fafhh\/permalink\/681352432197295\/<\/a><\/p>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"aligncenter size-full wp-image-13089\" src=\"https:\/\/turnbackhoax.id\/wp-content\/uploads\/2018\/07\/pin-pki-01.png\" alt=\"\" width=\"404\" height=\"770\" srcset=\"https:\/\/turnbackhoax.id\/wp-content\/uploads\/2018\/07\/pin-pki-01.png 404w, https:\/\/turnbackhoax.id\/wp-content\/uploads\/2018\/07\/pin-pki-01-157x300.png 157w\" sizes=\"(max-width: 404px) 100vw, 404px\" \/><\/p>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"aligncenter size-full wp-image-13090\" src=\"https:\/\/turnbackhoax.id\/wp-content\/uploads\/2018\/07\/pin-pki-02.png\" alt=\"\" width=\"404\" height=\"735\" srcset=\"https:\/\/turnbackhoax.id\/wp-content\/uploads\/2018\/07\/pin-pki-02.png 404w, https:\/\/turnbackhoax.id\/wp-content\/uploads\/2018\/07\/pin-pki-02-165x300.png 165w\" sizes=\"(max-width: 404px) 100vw, 404px\" \/><\/p>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"aligncenter size-full wp-image-11663\" src=\"https:\/\/turnbackhoax.id\/wp-content\/uploads\/2018\/05\/firstdraft-7-jenis-mis-dan-disinformasi-3.png\" alt=\"\" width=\"661\" height=\"446\" srcset=\"https:\/\/turnbackhoax.id\/wp-content\/uploads\/2018\/05\/firstdraft-7-jenis-mis-dan-disinformasi-3.png 661w, https:\/\/turnbackhoax.id\/wp-content\/uploads\/2018\/05\/firstdraft-7-jenis-mis-dan-disinformasi-3-300x202.png 300w\" sizes=\"(max-width: 661px) 100vw, 661px\" \/><\/p>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"aligncenter size-full wp-image-13091\" src=\"https:\/\/turnbackhoax.id\/wp-content\/uploads\/2018\/07\/pin-pki-03.png\" alt=\"\" width=\"418\" height=\"762\" srcset=\"https:\/\/turnbackhoax.id\/wp-content\/uploads\/2018\/07\/pin-pki-03.png 418w, https:\/\/turnbackhoax.id\/wp-content\/uploads\/2018\/07\/pin-pki-03-165x300.png 165w\" sizes=\"(max-width: 418px) 100vw, 418px\" \/><\/p>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"aligncenter size-full wp-image-13092\" src=\"https:\/\/turnbackhoax.id\/wp-content\/uploads\/2018\/07\/pin-pki-04.png\" alt=\"\" width=\"418\" height=\"762\" srcset=\"https:\/\/turnbackhoax.id\/wp-content\/uploads\/2018\/07\/pin-pki-04.png 418w, https:\/\/turnbackhoax.id\/wp-content\/uploads\/2018\/07\/pin-pki-04-165x300.png 165w\" sizes=\"(max-width: 418px) 100vw, 418px\" \/><\/p>\n<p>\t<\/br><\/br> Original Source : <a href=\"https:\/\/turnbackhoax.id\/2018\/07\/07\/salah-bangga-jadi-pki-ngaku-paling-nkri\/\" target=\"_blank\">https:\/\/turnbackhoax.id\/2018\/07\/07\/salah-bangga-jadi-pki-ngaku-paling-nkri\/<\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>[SALAH] &#8220;Bangga jadi PKI, ngaku paling NKRI&#8221; July 7, 2018 Aribowo Sasmito Fitnah \/ Hasut \/ Hoax 0 Peristiwa di 2016. &#8220;Seorang pemuda tiba-tiba diadang mobil di sebuah jalan saat mengendarai sepeda motornya. Dari dalam mobil turun sekitar tiga orang menghampiri si pemuda yang ternyata memakai pin berlambang palu arit, logo Partai Komunis Indonesia (PKI).&#8221;, [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":6890,"comment_status":"closed","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[2],"tags":[],"class_list":["post-5310","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-hoax-indonesia"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.syyhoaxanalyzer.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/5310"}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.syyhoaxanalyzer.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.syyhoaxanalyzer.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.syyhoaxanalyzer.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.syyhoaxanalyzer.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=5310"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/www.syyhoaxanalyzer.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/5310\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.syyhoaxanalyzer.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/6890"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.syyhoaxanalyzer.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=5310"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.syyhoaxanalyzer.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=5310"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.syyhoaxanalyzer.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=5310"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}