{"id":5224,"date":"2019-04-06T19:35:29","date_gmt":"2019-04-06T19:35:29","guid":{"rendered":"http:\/\/www.syyhoaxanalyzer.com\/?p=5224"},"modified":"-0001-11-30T00:00:00","modified_gmt":"-0001-11-29T17:00:00","slug":"[KLARIFIKASI]-Rayhaneh-Jabbari-Dihukum-Gantung-oleh-Pemerintah-Iran","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.syyhoaxanalyzer.com\/?p=5224","title":{"rendered":"[KLARIFIKASI] Rayhaneh Jabbari Dihukum Gantung oleh Pemerintah Iran"},"content":{"rendered":"<div>\n<article id=\"post-2584\" class=\"post-2584 post type-post status-publish format-standard has-post-thumbnail hentry category-berita category-fitnah-hasut-hoax tag-iran\">\n<header class=\"entry-header mh-clearfix\">\n<h1 class=\"entry-title\">[KLARIFIKASI] Rayhaneh Jabbari Dihukum Gantung oleh Pemerintah Iran<\/h1>\n<p class=\"mh-meta entry-meta\">\n<span class=\"entry-meta-date updated\"><i class=\"fa fa-clock-o\"><\/i><a href=\"https:\/\/turnbackhoax.id\/2016\/01\/\">January 21, 2016<\/a><\/span><br \/>\n<span class=\"entry-meta-author author vcard\"><i class=\"fa fa-user\"><\/i><a class=\"fn\" href=\"https:\/\/turnbackhoax.id\/author\/mafindo-hb5gmail-com\/\">Levy Nasution<\/a><\/span><br \/>\n<span class=\"entry-meta-categories\"><i class=\"fa fa-folder-open-o\"><\/i><a href=\"https:\/\/turnbackhoax.id\/category\/berita\/\" rel=\"category tag\">Berita<\/a>, <a href=\"https:\/\/turnbackhoax.id\/category\/fitnah-hasut-hoax\/\" rel=\"category tag\">Fitnah \/ Hasut \/ Hoax<\/a><\/span><br \/>\n<span class=\"entry-meta-comments\"><i class=\"fa fa-comment-o\"><\/i><a class=\"mh-comment-scroll\" href=\"https:\/\/turnbackhoax.id\/2016\/01\/21\/klarifikasi-rayhaneh-jabbari-dihukum-gantung-oleh-pemerintah-iran\/#mh-comments\">0<\/a><\/span>\n<\/p>\n<\/header>\n<div class=\"entry-content mh-clearfix\">\n<figure class=\"entry-thumbnail\">\n<img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/turnbackhoax.id\/wp-content\/uploads\/2017\/11\/12540661_1104277199590631_264632602656093269_n-562x381.jpg\" alt=\"\" title=\"12540661_1104277199590631_264632602656093269_n\" \/><br \/>\n<\/figure>\n<p>Sumber : Media Sosial<\/p>\n<p>Narasi :<\/p>\n<p>Raihanah Jabbari &#8230;muslimah sunni dihukum mati oleh pengadilan syiah Iran karena membunuh laki2 yang hendak merusak kehormatannya &#8230; di pengadilan Hakim bertanya padanya : &#8221; Mengapa engkau membunuh laki2 itu ? &#8221; &#8230; Raihanah menjawab : &#8221; karena ia hendak merusak kehormatanku &#8221; &#8230; Hakim menjawab : &#8221; saya tidak melihat itu alasan untuk membunuh &#8221; &#8230; dengan berani muslimah ini menjawab : &#8221; bagaimana engkau bisa faham &#8230; dirimu sendiri tidak memiliki kehormatan itu &#8221; &#8230;. rahimakillah &#8230;. ya raihanah jabbari &#8230;<\/p>\n<p>Penjelasan :<\/p>\n<p>Foto yang memperlihatkan seorang wanita berhijab yang sedang mengahadapi hukuman mati, menjadi viral pada tanggal 24 Oktober 2014. Wanita itu bernama Rayhaneh Jabbari berusia 26 tahun.<\/p>\n<p>Rayhaneh dihukum gantung pada Sabtu pagi di sebuah penjara di Teheran, \u00a0setelah dinyatakan bersalah membunuh seorang pria yang diduga berupaya melakukan kekerasan seksual terhadapnya. Kelompok pegiat hak asasi manusia Amnesty mendesak penangguhan hukuman.<\/p>\n<p>Jabbari ditangkap pada tahun 2007 atas pembunuhan Morteza Abdolali Sarbandi, mantan staf Kementerian Intelijen Iran.<\/p>\n<p>Vonis hukuman mati itu, menurut Amnesty, diputuskan berdasarkan penyelidikan yang cacat.<\/p>\n<p>Sebuah kampanye yang menyerukan penghentian eksekusi terhadap Jabari diluncurkan di Facebook dan Twitter bulan lalu dan tampaknya telah menyebabkan eksekusi itu tertunda.<\/p>\n<p>Namun, disebutkan bahwa pembelaan diri Jabbari di pengadilan tidak terbukti.<\/p>\n<p>Ibunya, Shole Pakravan, memastikan eksekusi itu dalam sebuah wawancara dengan BBC Persia, dan mengatakan akan ke pemakaman untuk melihat jenazah putrinya.<\/p>\n<p>Amnesty mengatakan bahwa meski Jabbari mengaku menikam Abdolali Sarbandi sekali dari belakang, dia menduga ada orang lain di rumah itu yang akhirnya membunuh korban.<\/p>\n<p>Setelah ditangkap, dia ditempatkan di sel isolasi selama dua bulan, di mana dia dilaporkan tidak memiliki akses ke pengacara atau keluarganya.<\/p>\n<p>Dia dijatuhi hukuman mati oleh pengadilan pidana di Teheran pada tahun 2009.<\/p>\n<p>Dikutip dari theguardian.com, <span id=\"result_box\" class=\"\" lang=\"id\"><span title=\"Ahmed Shaheed, the UN's human rights rapporteur on Iran, said in April that the killing was an act of self defence.\">Ahmed Shaheed, pelapor hak asasi manusia PBB untuk Iran, mengatakan pada bulan April bahwa pembunuhan tersebut merupakan tindakan pembelaan diri. <\/span><span title=\"Sarbandi had offered to hire Jabbari to redesign his office and took her to an apartment where he tried to sexually abuse her.\n\n\">Sarbandi telah menawarkan untuk menyewa Jabbari untuk mendesain ulang kantornya dan membawanya ke sebuah apartemen di mana dia mencoba melakukan pelecehan seksual terhadapnya.<br \/>\n<\/span><\/span><\/p>\n<p><span id=\"result_box\" class=\"\" lang=\"id\"><span title=\"However, Sarbandi's family insisted the murder was premeditated and that Jabbari had confessed to buying a knife two days before the killing.\n\n\">Namun, keluarga Sarbandi bersikeras bahwa pembunuhan tersebut telah direncanakan dan bahwa Jabbari telah mengaku membeli pisau dua hari sebelum pembunuhan tersebut.<\/p>\n<p><\/span><span title=\"According to Jalal Sarbandi, the victim's eldest son, Jabbari testified that a man was present in the apartment where his father was killed but she had refused to reveal his identity.\n\n\">Menurut Jalal Sarbandi, anak sulung korban, Jabbari bersaksi bahwa seorang pria hadir di apartemen tempat ayahnya terbunuh namun dia menolak mengungkapkan identitasnya.<\/p>\n<p><\/span><span title=\"He said in April that his family \u00e2\u20ac\u0153would not even contemplate mercy until truth is unearthed\".\n\">Dia mengatakan pada bulan April bahwa keluarganya &#8220;bahkan tidak akan merenungkan rahmat sampai kebenaran digali&#8221;.<br \/>\n<\/span><span title=\"Advertisement\n\n\"><br \/>\n<\/span><span title=\"\u00e2\u20ac\u0153Only when her true intentions are exposed and she tells the truth about her accomplice and what really went down will we be prepared to grant mercy,\" he said at the time.\n\n\">&#8220;Hanya ketika niat sebenarnya dia terungkap dan dia mengatakan yang sebenarnya tentang kaki tangannya dan apa yang benar-benar turun akan kami siap untuk memberikan rahmat,&#8221; katanya saat itu.<\/p>\n<p><\/span><span title=\"Jabbari's plea of self-defence failed to persuade judges at various stages of the appeal process up to Iran's Supreme Court and she remained in prison throughout.\n\n\">Permohonan pembelaan diri Jabbari gagal meyakinkan para hakim di berbagai tahap proses banding sampai ke Mahkamah Agung Iran dan dia tetap dipenjara.<\/p>\n<p><\/span><span title=\"Her last chance of reprieve lay with the supreme leader, Ayatollah Ali Khamenei, but he failed to intervene.\n\n\">Kesempatan terakhirnya untuk penangguhan hukuman terletak pada pemimpin tertinggi, Ayatollah Ali Khamenei, namun dia gagal melakukan intervensi.<\/p>\n<p><\/span><span title=\"After the execution was carried out, the Tehran state prosecutor's office issued a statement that appeared aimed at countering sympathy for Jabbari.\">Setelah eksekusi dilakukan, kantor kejaksaan Teheran mengeluarkan sebuah pernyataan yang tampaknya ditujukan untuk melawan simpati Jabbari. <\/span><span title=\"It said: \u00e2\u20ac\u0153Jabbari had repeatedly confessed to premeditated murder, then tried to divert the case from its course by inventing the rape charge.\n\n\">Dikatakan: &#8220;Jabbari telah berulang kali mengaku melakukan pembunuhan berencana, kemudian mencoba mengalihkan kasus ini dari perjalanannya dengan menemukan tuduhan pemerkosaan.<\/p>\n<p><\/span><span title=\"\u00e2\u20ac\u0153But all her efforts to feign innocence were proven false in various phases of prosecution.\">&#8220;Tapi semua usahanya untuk berpura-pura tidak bersalah terbukti salah dalam berbagai tahap penuntutan. <\/span><span title=\"Evidence was firm.\">Bukti itu tegas. <\/span><span title=\"She had informed a friend through text message of her intention to kill.\">Dia telah memberi tahu teman melalui pesan teks tentang niatnya untuk membunuh. <\/span><span title=\"It was ascertained that she had purchased the murder weapon, a kitchen knife, two days before committing murder.\"\n\n\">Dipastikan dia telah membeli senjata pembunuh, pisau dapur, dua hari sebelum melakukan pembunuhan. &#8220;<\/span><\/span><\/p>\n<p>Referensi : https:\/\/www.theguardian.com\/world\/2014\/oct\/25\/iran-reyhaneh-jabbari-executes-appeals<\/p>\n<p>http:\/\/poskotanews.com\/2014\/10\/25\/wanita-iran-dihukum-gantung-karena-membunuh-pelaku-pelecehan\/<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>https:\/\/www.facebook.com\/groups\/fafhh\/permalink\/232219130443963\/<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<div class=\"content__article-body from-content-api js-article__body\"><\/br><\/br> Original Source : <a href=\"https:\/\/turnbackhoax.id\/2016\/01\/21\/klarifikasi-rayhaneh-jabbari-dihukum-gantung-oleh-pemerintah-iran\/\" target=\"_blank\">https:\/\/turnbackhoax.id\/2016\/01\/21\/klarifikasi-rayhaneh-jabbari-dihukum-gantung-oleh-pemerintah-iran\/<\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>[KLARIFIKASI] Rayhaneh Jabbari Dihukum Gantung oleh Pemerintah Iran January 21, 2016 Levy Nasution Berita, Fitnah \/ Hasut \/ Hoax 0 Sumber : Media Sosial Narasi : Raihanah Jabbari &#8230;muslimah sunni dihukum mati oleh pengadilan syiah Iran karena membunuh laki2 yang hendak merusak kehormatannya &#8230; di pengadilan Hakim bertanya padanya : &#8221; Mengapa engkau membunuh laki2 [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":6902,"comment_status":"closed","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[2],"tags":[],"class_list":["post-5224","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-hoax-indonesia"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.syyhoaxanalyzer.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/5224"}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.syyhoaxanalyzer.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.syyhoaxanalyzer.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.syyhoaxanalyzer.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.syyhoaxanalyzer.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=5224"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/www.syyhoaxanalyzer.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/5224\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.syyhoaxanalyzer.com\/index.php?rest_route=\/"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.syyhoaxanalyzer.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=5224"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.syyhoaxanalyzer.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=5224"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.syyhoaxanalyzer.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=5224"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}