{"id":3655,"date":"2019-04-06T19:34:36","date_gmt":"2019-04-06T19:34:36","guid":{"rendered":"http:\/\/www.syyhoaxanalyzer.com\/?p=3655"},"modified":"-0001-11-30T00:00:00","modified_gmt":"-0001-11-29T17:00:00","slug":"[BERITA]-\"Pengamat-Media-Sosial:-Tak-Ada-Hoax-yang-Positif\";","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.syyhoaxanalyzer.com\/?p=3655","title":{"rendered":"[BERITA] &#8220;Pengamat Media Sosial: Tak Ada Hoax yang Positif&#8221;;"},"content":{"rendered":"<div>\n<article id=\"post-5369\" class=\"post-5369 post type-post status-publish format-standard hentry category-fitnah-hasut-hoax\">\n<header class=\"entry-header mh-clearfix\">\n<h1 class=\"entry-title\">[BERITA] &#8220;Pengamat Media Sosial: Tak Ada Hoax yang Positif&#8221;<\/h1>\n<p class=\"mh-meta entry-meta\">\n<span class=\"entry-meta-date updated\"><i class=\"fa fa-clock-o\"><\/i><a href=\"https:\/\/turnbackhoax.id\/2018\/01\/\">January 4, 2018<\/a><\/span><br \/>\n<span class=\"entry-meta-author author vcard\"><i class=\"fa fa-user\"><\/i><a class=\"fn\" href=\"https:\/\/turnbackhoax.id\/author\/mafindo-hb4gmail-com\/\">Bentang Febrylian<\/a><\/span><br \/>\n<span class=\"entry-meta-categories\"><i class=\"fa fa-folder-open-o\"><\/i><a href=\"https:\/\/turnbackhoax.id\/category\/fitnah-hasut-hoax\/\" rel=\"category tag\">Fitnah \/ Hasut \/ Hoax<\/a><\/span><br \/>\n<span class=\"entry-meta-comments\"><i class=\"fa fa-comment-o\"><\/i><a class=\"mh-comment-scroll\" href=\"https:\/\/turnbackhoax.id\/2018\/01\/04\/berita-pengamat-media-sosial-tak-ada-hoax-yang-positif\/#mh-comments\">0<\/a><\/span>\n<\/p>\n<\/header>\n<div class=\"entry-content mh-clearfix\">\n<p><a href=\"https:\/\/goo.gl\/Z8SJPv\">https:\/\/goo.gl\/Z8SJPv<\/a><\/p>\n<p>&#8220;Kamis 04 Januari 2018, 06:00 WIB<br \/>\nPengamat Media Sosial: Tak Ada Hoax yang Positif<br \/>\nParastiti Kharisma Putri &#8211; detikNews<br \/>\nKepala BSSN Djoko Setiadi (Foto: Dhani\/detikcom)<br \/>\nJakarta &#8211; Pengamat media sosial Nukman Luthfie menyoroti pernyataan &#8216;hoax membangun&#8217; yang dilontarkan oleh Kepala Badan Siber dan Sandi Negara Djoko Setiadi. Nukman menuturkan tidak ada hoax yang dikategorikan positif.<br \/>\n&#8220;Ya mana ada hoax positif, nggak ada hoax positif. Hoax itu berita bohong, informasi palsu. Nggak ada positif-positifnya,&#8221; kata Nukman saat dihubungi detikcom, Rabu (3\/1\/2018).<br \/>\nMenurut Nukman, pernyataan yang dilontarkan Djoko tersebut hanya salah ucap karena gugup. Mengingat posisi Djoko sebelumnya adalah sebagai Kepala Lembaga Sandi Negara (Lemsaneg) yang tak banyak bicara di publik.<br \/>\n&#8220;Dia bukan pejabat yang biasa ngomong di publik. Kan sebelumnya dia jabat Kepala Sandi Negara kan? Nggak pernah ketemu media. Orang nggak pernah dikerubutin (dikelilingi) media tiba-tiba dikerubutin, ya gugup lah,&#8221; ujarnya.<br \/>\nNukman menuturkan, perlu ada klarifikasi dari Djoko terkait pernyataannya tersebut. Pasalnya, jika tidak segera di klarifikasi, dikatakan Nukman, pernyataan hoax membangun tersebut akan disalah-artikan oleh masyarakat.<br \/>\n&#8220;Ya pasti (masyarakat akan) menyalah-artikan, makanya perlu di klarifikasi,&#8221; tutur Nukman.<br \/>\nSebelumnya, Djoko Setiadi telah meminta maaf atas ucapannya yang kemudian kontroversial di media sosial itu. #HoaxMembangun sempat menjadi trending topic di Twitter.<br \/>\n&#8220;Kalau itu dianggap suatu kesalahan, ya saya meminta maaf. Tapi niat saya nggak begitu sebenarnya,&#8221; ujar Djoko saat dihubungi detikcom, Rabu (3\/1) tadi malam.<br \/>\nDjoko juga mengklarifikasi, sebenarnya tak ada hoax yang positif dan hoax membangun. Tak ada pula contoh spesifik seperti apa sebenarnya hoax membangun itu.<br \/>\n&#8220;Sebenarnya tidak ada. Sudah pasti hoax itu bohong dan palsu, menyesatkan,&#8221; kata dia.<br \/>\nPernyataan Djoko yang langsung kontroversial di media sosial mulanya diungkapkannya saat menjawab pertanyaan wartawan seusai pelantikannya sebagai Kepala BSSN di Istana Negara, Jl Veteran, Jakarta Pusat, kemarin.<br \/>\nDia ditanya apakah BSSN nantinya berpengaruh untuk menghalau penyebaran hoax. Berikut adalah tuturan lengkap Djoko menjawab pertanyaan itu:<br \/>\nSangat berpengaruh. Tentunya hoax ini akan kita lihat, memang hoax ada positif dan negatif. Saya juga mengimbau pada kawan-kawan, putra-putri bangsa ini, mari sebenarnya kalau hoax itu hoax membangun kita silakan saja, tapi jangan terlalu memproteslah, menjelek-jelekanlah, ujaran-ujaran tak pantas, saya rasa bisa pelan-pelan dikurangi.<br \/>\n(yas\/dnu)&#8221;.<\/p>\n<p>Karena anggota sudah cukup banyak yang puas berkomentar di post <a href=\"https:\/\/goo.gl\/C3Qooe\">https:\/\/goo.gl\/C3Qooe<\/a>, post ini langsung saya kunci.<\/p>\n<p>Sumber: <a href=\"https:\/\/www.facebook.com\/groups\/fafhh\/permalink\/580483518950854\/\">https:\/\/www.facebook.com\/groups\/fafhh\/permalink\/580483518950854\/<\/a><\/p>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"aligncenter size-full wp-image-5370\" src=\"https:\/\/www.turnbackhoax.id\/wp-content\/uploads\/2018\/01\/Screen-Shot-2018-01-04-at-12.00.29.png\" alt=\"\" width=\"670\" height=\"840\" srcset=\"https:\/\/turnbackhoax.id\/wp-content\/uploads\/2018\/01\/Screen-Shot-2018-01-04-at-12.00.29.png 670w, https:\/\/turnbackhoax.id\/wp-content\/uploads\/2018\/01\/Screen-Shot-2018-01-04-at-12.00.29-239x300.png 239w\" sizes=\"(max-width: 670px) 100vw, 670px\" \/><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>\t<\/br><\/br> Original Source : <a href=\"https:\/\/turnbackhoax.id\/2018\/01\/04\/berita-pengamat-media-sosial-tak-ada-hoax-yang-positif\/\" target=\"_blank\">https:\/\/turnbackhoax.id\/2018\/01\/04\/berita-pengamat-media-sosial-tak-ada-hoax-yang-positif\/<\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>[BERITA] &#8220;Pengamat Media Sosial: Tak Ada Hoax yang Positif&#8221; January 4, 2018 Bentang Febrylian Fitnah \/ Hasut \/ Hoax 0 https:\/\/goo.gl\/Z8SJPv &#8220;Kamis 04 Januari 2018, 06:00 WIB Pengamat Media Sosial: Tak Ada Hoax yang Positif Parastiti Kharisma Putri &#8211; detikNews Kepala BSSN Djoko Setiadi (Foto: Dhani\/detikcom) Jakarta &#8211; Pengamat media sosial Nukman Luthfie menyoroti pernyataan [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":6902,"comment_status":"closed","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[2],"tags":[],"class_list":["post-3655","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-hoax-indonesia"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.syyhoaxanalyzer.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/3655"}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.syyhoaxanalyzer.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.syyhoaxanalyzer.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.syyhoaxanalyzer.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.syyhoaxanalyzer.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=3655"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/www.syyhoaxanalyzer.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/3655\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.syyhoaxanalyzer.com\/index.php?rest_route=\/"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.syyhoaxanalyzer.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=3655"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.syyhoaxanalyzer.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=3655"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.syyhoaxanalyzer.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=3655"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}