{"id":3586,"date":"2019-04-06T19:34:34","date_gmt":"2019-04-06T19:34:34","guid":{"rendered":"http:\/\/www.syyhoaxanalyzer.com\/?p=3586"},"modified":"-0001-11-30T00:00:00","modified_gmt":"-0001-11-29T17:00:00","slug":"[BENAR]-Usus-Buntu-Bukan-Disebabkan-Oleh-Menelan-Biji-Jambu","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.syyhoaxanalyzer.com\/?p=3586","title":{"rendered":"[BENAR] Usus Buntu Bukan Disebabkan Oleh Menelan Biji Jambu"},"content":{"rendered":"<div>\n<article id=\"post-14471\" class=\"post-14471 post type-post status-publish format-standard hentry category-fitnah-hasut-hoax\">\n<header class=\"entry-header mh-clearfix\">\n<h1 class=\"entry-title\">[BENAR] Usus Buntu Bukan Disebabkan Oleh Menelan Biji Jambu<\/h1>\n<p class=\"mh-meta entry-meta\">\n<span class=\"entry-meta-date updated\"><i class=\"fa fa-clock-o\"><\/i><a href=\"https:\/\/turnbackhoax.id\/2018\/08\/\">August 21, 2018<\/a><\/span><br \/>\n<span class=\"entry-meta-author author vcard\"><i class=\"fa fa-user\"><\/i><a class=\"fn\" href=\"https:\/\/turnbackhoax.id\/author\/aribowo\/\">Aribowo Sasmito<\/a><\/span><br \/>\n<span class=\"entry-meta-categories\"><i class=\"fa fa-folder-open-o\"><\/i><a href=\"https:\/\/turnbackhoax.id\/category\/fitnah-hasut-hoax\/\" rel=\"category tag\">Fitnah \/ Hasut \/ Hoax<\/a><\/span><br \/>\n<span class=\"entry-meta-comments\"><i class=\"fa fa-comment-o\"><\/i><a class=\"mh-comment-scroll\" href=\"https:\/\/turnbackhoax.id\/2018\/08\/21\/benar-usus-buntu-bukan-disebabkan-oleh-menelan-biji-jambu\/#mh-comments\">0<\/a><\/span>\n<\/p>\n<\/header>\n<div class=\"entry-content mh-clearfix\">\n<p>Dokter Sehat: &#8220;Pakar kesehatan dan gizi bernama Inge Permadhi menyebutkan bahwa tanpa sengaja menelan biji jambu atau biji cabai ternyata tidak akan menyebabkan masalah usus buntu. Kebanyakan orang memang berpikir jika kerasnya kedua macam biji ini bisa menyebabkan masalah kesehatan yang bisa memicu rasa sakit yang luar biasa pada perut tersebut. Padahal, penyebab dari masalah usus buntu ini justru lebih sering karena kurangnya asupan air putih setiap hari.&#8221;, selengkapnya di bagian PENJELASAN dan REFERENSI.<\/p>\n<p>======<\/p>\n<p><strong>KATEGORI<\/strong><\/p>\n<p>Klarifikasi.<\/p>\n<p>======<\/p>\n<p><strong>SUMBER<\/strong><\/p>\n<p>(1) Pertanyaan dari salah satu anggota FAFHH.<\/p>\n<p>&#8212;&#8212;<\/p>\n<p>(2) <a href=\"http:\/\/bit.ly\/2nUD4Vn\">http:\/\/bit.ly\/2nUD4Vn<\/a>, post oleh akun &#8220;Dry\u00c3\u00a0nt\u00c3\u00ac Tr\u00c3\u00a8snani Sa\u00c4\u00b7u\u00c3\u00b1&#8221; (facebook.com\/dryanti.sakun), sudah dibagikan 82.863 kali per tangkapan layar dibuat.<\/p>\n<p>======<\/p>\n<p><strong>NARASI<\/strong><\/p>\n<p>&#8220;&#8221;Berbagi Info kesehatan\u00f0\u0178\u02dc\u2021<br \/>\n#Pengalaman pribadi.<br \/>\n#Mencegah lebih baik dari pada mengobati.<br \/>\n\u00f0\u0178\u2018\u2021<br \/>\n&#8220;USUS BUNTU&#8221;<br \/>\nBukan Karena Biji Cabe atau Biji Jambu akan tetapi ternyata justru INILAH Penyebab anda bisa terkena Usus Buntu yang sering di sepelekan!&#8221;, selengkapnya di (4) bagian REFERENSI.<\/p>\n<p>======<\/p>\n<p><strong>PENJELASAN<\/strong><\/p>\n<p>(1) klikDOKTER: &#8220;Tahukah Anda? Makan biji jambu tidak akan menyebabkan usus buntu? Ketahuilah, karena itu hanya mitos. Nih simak apa kata dr. Adithia Kwee disini.&#8221;, selengkapnya di (1) bagian REFERENSI.<\/p>\n<p>&#8212;&#8212;<\/p>\n<p>(2) Kompas: &#8220;Bukan Cabai atau Jambu Biji yang Memicu Radang Usus Buntu&#8221;, selengkapnya di (2) bagian REFERENSI.<\/p>\n<p>&#8212;&#8212;<\/p>\n<p>(3) Dokter Sehat: &#8220;Pakar kesehatan dan gizi bernama Inge Permadhi menyebutkan bahwa tanpa sengaja menelan biji jambu atau biji cabai ternyata tidak akan menyebabkan masalah usus buntu. Kebanyakan orang memang berpikir jika kerasnya kedua macam biji ini bisa menyebabkan masalah kesehatan yang bisa memicu rasa sakit yang luar biasa pada perut tersebut. Padahal, penyebab dari masalah usus buntu ini justru lebih sering karena kurangnya asupan air putih setiap hari.&#8221;, selengkapnya di (3) bagian REFERENSI.<\/p>\n<p>======<\/p>\n<p><strong>REFERENSI<\/strong><\/p>\n<p>(1) <a href=\"http:\/\/bit.ly\/2wf1xs8\">http:\/\/bit.ly\/2wf1xs8<\/a>, klikDOKTER: &#8220;Fakta Mitos Usus Buntu<\/p>\n<p>dr. Adithia Kwee<br \/>\n30 Jan 2015, 10:12 WIB 12 Shares<\/p>\n<p>Tahukah Anda? Makan biji jambu tidak akan menyebabkan usus buntu? Ketahuilah, karena itu hanya mitos. Nih simak apa kata dr. Adithia Kwee disini.<\/p>\n<p>(foto)<br \/>\nFakta Mitos Usus Buntu<\/p>\n<p>Klikdokter.com &#8211; Usus buntu (umbai cacing) adalah sebuah organ yang bentuknya menyerupai cacing, dan merupakan perpanjangan dari sekum (bagian dari usus besar). Panjang dari usus buntu biasanya sekitar 8-10 cm namun dapat bervariasi dari 2 hingga 20 cm.<\/p>\n<p>Apendisitis (radang usus buntu) merupakan sebuah prosses peradangan yang terjadi pada lapisan dalam dari apendiks (usus buntu), yang menyebar hingga ke area disekitarnya. Peradangan pada daerah ini menyebabkan rasa nyeri yang luar biasa dan dapat menyebabkan kematian jika terlambat mencari pertolongan.<\/p>\n<p>Beberapa mitos yang sering terdengar mengenai apendisitis misalnya:<\/p>\n<p>1. MITOS: Makan jambu biji, atau cabai dapat menyebabkan terjadinya radang usus buntu.<\/p>\n<p>FAKTA: SALAH.<\/p>\n<p>Seorang rekan spesialis bedah yang sudah lebih dari sering melakukan apendectomi (operasi pengangkatan usus buntu) tidak pernah menemukan sebutir biji jambu maupun biji cabai.<\/p>\n<p>2. MITOS: Lari setelah makan menyebabkan usus buntu.<\/p>\n<p>(foto)<br \/>\nMULES, USUS, BUNTU<\/p>\n<p>FAKTA: SALAH.<\/p>\n<p>Sama sekali tidak ada hubungannya. Sebenarnya, secara medis radang usus buntu ini terjadi karena adanya sumbatan pada lumen usus.<\/p>\n<p>Penyumbatan ini menyebabkan terjadinya peningkatan tekanan didalam lumen usus, sumbatan ini yang menyebabkan sekresi cairan usus menumpuk dan dimanfaatkan oleh bakteri-bakteri dalam usus yang bertumbuh subur.<\/p>\n<p>Bakteri ini mengaktifasi pertahanan tubuh melalui sel darah putih, maka terbentuklah pus (nanah) yang membuat tekanan didalam usus semakin tinggi.<\/p>\n<p>3. MITOS: Usus buntu adalah salah satu organ yang tidak memiliki fungsi<\/p>\n<p>FAKTA: SALAH.<\/p>\n<p>Prof, Loren G. Martin dari Oklahoma State University, berpendapat bahwa usus buntu memiliki dwifungsi pada manusia, yakni:<\/p>\n<p>Ketika manusia berupa janin di kandungan ibu<\/p>\n<p>Pada usia janin 11 minggu, apendiks mengambil peran penting dalam proses mekanisme kontrol biologis. Dimana apendiks mengambil kendali dalam proses ketahanan atau mekanisme pengaturan lingkungan keseimbangan yang dinamis secara konsisten. Dimana Martin dalam penelitiannya berhasil membuktikan bahwa ditemukan sel endokrin pada janin yang berusia 11 minggu.<\/p>\n<p>Ketika manusia berusia dewasa<\/p>\n<p>Sementara pada tubuh manusia berusia dewasa, apendiks memiliki fungsi sebagai organ limfatik. Dalam penelitiannya pula Martin menemukan bahwa apendiks memiliki kandungan sel limfoid yang mengindikasikan kuatnya kemungkinan apendiks mengambil peran dalam mekanisme sistem imun manusia.<\/p>\n<p>Setelah mengetahui penyebab dari penyakit berbahaya ini, tentunya sekarang pikiran kita jadi semakin terbuka bukan?&#8221;.<\/p>\n<p>&#8212;&#8212;<\/p>\n<p>(2) <a href=\"http:\/\/bit.ly\/2PnzBuO\">http:\/\/bit.ly\/2PnzBuO<\/a>, Kompas: &#8220;Bukan Cabai atau Jambu Biji yang Memicu Radang Usus Buntu<\/p>\n<p>DIAN MAHARANI<br \/>\nKompas.com &#8211; 23\/06\/2016, 12:15 WIB<\/p>\n<p>(foto)<br \/>\nIlustrasi (THINKSTOCK.COM)<\/p>\n<p>JAKARTA, KOMPAS.com &#8211; Terlalu banyak makan pedas sering disebut dapat menyebabkan radang usus buntu karena biji cabainya. Begitu pula dengan makan jambu biji. Namun, kebanyakan kasus radang usus buntu yang ditemui ternyata bukan karena sering makan cabai maupun jambu biji.<\/p>\n<p>Dokter spesialis gizi klinik Inge Permadhi mengungkapkan, radang usus buntu justru bisa dipicu karena kurang minum atau tubuh kekurangan cairan.<\/p>\n<p>&#8220;Penyebab usus buntu kalau diperiksa ternyata bukan ada biji cabai yang masuk, tapi sering karena ada feses, kotoran yang hitam, yang kering, masuk ke usus buntu,&#8221; terang Inge di Jakarta, Selasa (22\/6\/2016).<\/p>\n<p>Inge menjelaskan, meski sudah banyak makan serat, tetapi jika kurang minum, tetap tak bisa mendorong sisa makanan ke luar dari tubuh.<\/p>\n<p>Di dalam usus, serat berbentuk menggumpal sehingga butuh cairan untuk mengembang kemudian memicu buang air besar. Konsumsi banyak serat tanpa asupan cairan yang cukup justru bisa menyebabkan kotoran menumpuk.<\/p>\n<p>Akhirnya terjadinya sembelit atau buang air besar yang tidak lancar. Sisa kotoran yang tidak terbuang dari tubuh pun bisa terjebak di usus buntu yang lama-kelamaan bisa mengeras dan menghalangi akses ke usus buntu. Hal inilah yang bisa memicu peradangan di usus buntu.<\/p>\n<p>Inge pun mengingatkan pentingnya memenuhi kebutuhan cairan tubuh. Dalam sehari, setidaknya konsumsi 8 gelas air putih untuk menjaga hidrasi tubuh.<\/p>\n<p>Penulis: Dian Maharani<br \/>\nEditor: Lusia Kus Anna&#8221;.<\/p>\n<p>&#8212;&#8212;<\/p>\n<p>(3) <a href=\"http:\/\/bit.ly\/2wgpEXy\">http:\/\/bit.ly\/2wgpEXy<\/a>, Dokter Sehat: &#8220;Menelan Biji Jambu Menyebabkan Usus Buntu?<\/p>\n<p>(foto)<\/p>\n<p>DokterSehat.Com\u00e2\u20ac\u201c Terdapat sebuah mitos yang dipercaya oleh sebagian masyarakat Indonesia dimana jika kita tanpa sengaja menelan biji dari jambu, maka biji ini tidak akan bisa dicerna oleh perut dan akhirnya memicu penyakit usus buntu. Apakah mitos ini benar adanya?<\/p>\n<p>Pakar kesehatan dan gizi bernama Inge Permadhi menyebutkan bahwa tanpa sengaja menelan biji jambu atau biji cabai ternyata tidak akan menyebabkan masalah usus buntu. Kebanyakan orang memang berpikir jika kerasnya kedua macam biji ini bisa menyebabkan masalah kesehatan yang bisa memicu rasa sakit yang luar biasa pada perut tersebut. Padahal, penyebab dari masalah usus buntu ini justru lebih sering karena kurangnya asupan air putih setiap hari.<\/p>\n<p>Menurut Inge, jika kita sudah mengkonsumsi cukup banyak serat setiap hari namun tidak mencukupi kebutuhan air putih, maka tetap saja saluran pencernaan akan kesulitan untuk mendorong sisa makanan yang sudah selesai dicerna. Alhasil, serat di dalam saluran pencernaan akan menggumpal dan tidak bisa segera dikeluarkan lewat buang air besar. Jika jumlah kotoran ini sudah terlalu banyak dan menumpuk hingga mencapai usus buntu, maka usus buntu pun akan mengalami peradangan yang kita sebut sebagai penyakit usus buntu ini.<\/p>\n<p>Melihat adanya fakta ini, Inge pun menyarankan kita untuk mencukupi kebutuhan air minum sehari-hari yakni sekitar 8 gelas demi menjaga kesehatan ginjal dan saluran pencernaan. Selain itu, pastikan untuk selalu mengkonsumsi makanan dengan kadar gizi yang seimbang dan rutin berolahraga agar bisa tetap lancar buang air besar sehingga mampu mencegah datangnya penyakit usus buntu.&#8221;<\/p>\n<p>&#8212;&#8212;<\/p>\n<p>(4) Salinan selengkapnya narasi yang digunakan oleh sumber: &#8220;Berbagi Info kesehatan\u00f0\u0178\u02dc\u2021<br \/>\n#Pengalaman pribadi.<br \/>\n#Mencegah lebih baik dari pada mengobati.<br \/>\n\u00f0\u0178\u2018\u2021<br \/>\n&#8220;USUS BUNTU&#8221;<br \/>\nBukan Karena Biji Cabe atau Biji Jambu akan tetapi ternyata justru INILAH Penyebab anda bisa terkena Usus Buntu yang sering di sepelekan!<br \/>\n#Cerita seseorang\u00f0\u0178\u2122\u008f<br \/>\n-Usus Buntu itu buk\u00ce\u00b1n k\u00ce\u00b1ren\u00ce\u00b1 m\u00ce\u00b1k\u00ce\u00b1n biji-biji\u00ce\u00b1n.<br \/>\n-Dahulu kit\u00ce\u00b1 seringkali diing\u00ce\u00b1tk\u00ce\u00b1n or\u00ce\u00b1ng tu\u00ce\u00b1 kit\u00ce\u00b1 j\u00ce\u00b1ng\u00ce\u00b1n tel\u00ce\u00b1n biji jeruk karena n\u00ce\u00b1nti kena penyakit usus buntu!<br \/>\n\u00f0\u0178\u02dc\u2021S\u00ce\u00b1y\u00ce\u00b1 pern\u00ce\u00b1h diskusi deng\u00ce\u00b1n tem\u00ce\u00b1n y\u00ce\u00b1ng seor\u00ce\u00b1ng dokter bed\u00ce\u00b1h.<\/p>\n<p>-Dokter itu mener\u00ce\u00b1ngk\u00ce\u00b1n b\u00ce\u00b1hw\u00ce\u00b1 di\u00ce\u00b1 sud\u00ce\u00b1h ribu\u00ce\u00b1n k\u00ce\u00b1li mengoper\u00ce\u00b1si or\u00ce\u00b1ng y\u00ce\u00b1ng ken\u00ce\u00b1 s\u00ce\u00b1kit usus buntu.<br \/>\n-Sel\u00ce\u00b1m\u00ce\u00b1 di\u00ce\u00b1 menangani oper\u00ce\u00b1si usus buntu, dia belum pern\u00ce\u00b1h menemuk\u00ce\u00b1n di d\u00ce\u00b1l\u00ce\u00b1m usus buntu itu y\u00ce\u00b1ng n\u00ce\u00b1m\u00ce\u00b1ny\u00ce\u00b1 biji jeruk atau biji j\u00ce\u00b1mbu atau biji c\u00ce\u00b1be \u00ce\u00b1p\u00ce\u00b1l\u00ce\u00b1gi yang namanya biji duri\u00ce\u00b1n\u00f0\u0178\u02dc\u0081<\/p>\n<p>-Dokter itu mener\u00ce\u00b1ngk\u00ce\u00b1n pul\u00ce\u00b1 b\u00ce\u00b1hw\u00ce\u00b1 s\u00ce\u00b1kit usus buntu terj\u00ce\u00b1di k\u00ce\u00b1ren\u00ce\u00b1 kit\u00ce\u00b1<br \/>\nKUR\u00ce\u2018NG MINUM \u00ce\u2018IR !<\/p>\n<p>-Jadi penyakit usus buntu itu dapat terjadi buk\u00ce\u00b1n k\u00ce\u00b1ren\u00ce\u00b1 m\u00ce\u00b1k\u00ce\u00b1n<br \/>\nbiji-biji\u00ce\u00b1n.<br \/>\n-Semudah itu kah?<br \/>\n-Y\u00ce\u00b1&#8230; hal itu dapat terjadi k\u00ce\u00b1ren\u00ce\u00b1 kur\u00ce\u00b1ng minum \u00ce\u00b1ir dan dapat ber\u00ce\u00b1kib\u00ce\u00b1t frekwensi B\u00ce\u2018B jug\u00ce\u00b1 berkur\u00ce\u00b1ng.<br \/>\n-Frekwensi B\u00ce\u2018B berkur\u00ce\u00b1ng dan sement\u00ce\u00b1r\u00ce\u00b1 m\u00ce\u00b1k\u00ce\u00b1n\u00ce\u00b1n y\u00ce\u00b1ng kit\u00ce\u00b1 m\u00ce\u00b1k\u00ce\u00b1n sud\u00ce\u00b1h j\u00ce\u00b1di s\u00ce\u00b1mp\u00ce\u00b1h y\u00ce\u00b1ng si\u00ce\u00b1p di bu\u00ce\u00b1ng dan m\u00ce\u00b1mpet di usus bes\u00ce\u00b1r.<\/p>\n<p>-\u00ce\u2018khirny\u00ce\u00b1 kotor\u00ce\u00b1n itu n\u00ce\u00b1ik d\u00ce\u00b1n m\u00ce\u00b1suk ke usus buntu.<br \/>\n-K\u00ce\u00b1ren\u00ce\u00b1 sud\u00ce\u00b1h berup\u00ce\u00b1 kotor\u00ce\u00b1n dan membusuk maka terj\u00ce\u00b1dil\u00ce\u00b1h infeksi.<br \/>\n-Infeksi dapat terj\u00ce\u00b1di apabila k\u00ce\u00b1d\u00ce\u00b1r d\u00ce\u00b1r\u00ce\u00b1h putih n\u00ce\u00b1ik k\u00ce\u00b1ren\u00ce\u00b1 \u00ce\u00b1d\u00ce\u00b1 infeksi m\u00ce\u00b1k\u00ce\u00b1 k\u00ce\u00b1l\u00ce\u00b1u \u00ce\u00b1d\u00ce\u00b1 gej\u00ce\u00b1l\u00ce\u00b1 Usus Buntu pada s\u00ce\u00b1\u00ce\u00b1t di check d\u00ce\u00b1r\u00ce\u00b1h dan k\u00ce\u00b1d\u00ce\u00b1r leukosit p\u00ce\u00b1sti n\u00ce\u00b1ik deng\u00ce\u00b1n t\u00ce\u00b1j\u00ce\u00b1m.<\/p>\n<p>\u00f0\u0178\u2018\u2030J\u00ce\u00b1di k\u00ce\u00b1l\u00ce\u00b1u Anda m\u00ce\u00b1u terhind\u00ce\u00b1r d\u00ce\u00b1ri penyakit usus buntu:<br \/>\n-Perb\u00ce\u00b1ny\u00ce\u00b1kl\u00ce\u00b1h minum \u00ce\u00b1ir putih<br \/>\n-Kotor\u00ce\u00b1n di d\u00ce\u00b1l\u00ce\u00b1m usus buntu \u00ce\u00b1k\u00ce\u00b1n kelu\u00ce\u00b1r di &#8216;flushing&#8217; oleh \u00ce\u00b1ir putih.<\/p>\n<p>\u00f0\u0178\u2122\u008fSemoga bermanfaat\u00f0\u0178\u02dc\u2021&#8221;.<\/p>\n<p>======<\/p>\n<p>Sumber: <a href=\"https:\/\/www.facebook.com\/groups\/fafhh\/permalink\/730865517245986\/\">https:\/\/www.facebook.com\/groups\/fafhh\/permalink\/730865517245986\/<\/a><\/p>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"aligncenter size-full wp-image-14473\" src=\"https:\/\/turnbackhoax.id\/wp-content\/uploads\/2018\/08\/usus-buntu-01.png\" alt=\"\" width=\"404\" height=\"819\" srcset=\"https:\/\/turnbackhoax.id\/wp-content\/uploads\/2018\/08\/usus-buntu-01.png 404w, https:\/\/turnbackhoax.id\/wp-content\/uploads\/2018\/08\/usus-buntu-01-148x300.png 148w\" sizes=\"(max-width: 404px) 100vw, 404px\" \/><\/p>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"aligncenter size-full wp-image-14474\" src=\"https:\/\/turnbackhoax.id\/wp-content\/uploads\/2018\/08\/usus-buntu-02.png\" alt=\"\" width=\"404\" height=\"864\" srcset=\"https:\/\/turnbackhoax.id\/wp-content\/uploads\/2018\/08\/usus-buntu-02.png 404w, https:\/\/turnbackhoax.id\/wp-content\/uploads\/2018\/08\/usus-buntu-02-140x300.png 140w\" sizes=\"(max-width: 404px) 100vw, 404px\" \/><\/p>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"aligncenter size-full wp-image-14475\" src=\"https:\/\/turnbackhoax.id\/wp-content\/uploads\/2018\/08\/usus-buntu-03.png\" alt=\"\" width=\"404\" height=\"864\" srcset=\"https:\/\/turnbackhoax.id\/wp-content\/uploads\/2018\/08\/usus-buntu-03.png 404w, https:\/\/turnbackhoax.id\/wp-content\/uploads\/2018\/08\/usus-buntu-03-140x300.png 140w\" sizes=\"(max-width: 404px) 100vw, 404px\" \/><\/p>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"aligncenter size-full wp-image-14476\" src=\"https:\/\/turnbackhoax.id\/wp-content\/uploads\/2018\/08\/usus-buntu-04.png\" alt=\"\" width=\"418\" height=\"762\" srcset=\"https:\/\/turnbackhoax.id\/wp-content\/uploads\/2018\/08\/usus-buntu-04.png 418w, https:\/\/turnbackhoax.id\/wp-content\/uploads\/2018\/08\/usus-buntu-04-165x300.png 165w\" sizes=\"(max-width: 418px) 100vw, 418px\" \/><\/p>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"aligncenter size-full wp-image-14477\" src=\"https:\/\/turnbackhoax.id\/wp-content\/uploads\/2018\/08\/usus-buntu-05.png\" alt=\"\" width=\"418\" height=\"762\" srcset=\"https:\/\/turnbackhoax.id\/wp-content\/uploads\/2018\/08\/usus-buntu-05.png 418w, https:\/\/turnbackhoax.id\/wp-content\/uploads\/2018\/08\/usus-buntu-05-165x300.png 165w\" sizes=\"(max-width: 418px) 100vw, 418px\" \/><\/p>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"aligncenter size-full wp-image-14478\" src=\"https:\/\/turnbackhoax.id\/wp-content\/uploads\/2018\/08\/usus-buntu-06.png\" alt=\"\" width=\"418\" height=\"762\" srcset=\"https:\/\/turnbackhoax.id\/wp-content\/uploads\/2018\/08\/usus-buntu-06.png 418w, https:\/\/turnbackhoax.id\/wp-content\/uploads\/2018\/08\/usus-buntu-06-165x300.png 165w\" sizes=\"(max-width: 418px) 100vw, 418px\" \/><\/p>\n<p>\t<\/br><\/br> Original Source : <a href=\"https:\/\/turnbackhoax.id\/2018\/08\/21\/benar-usus-buntu-bukan-disebabkan-oleh-menelan-biji-jambu\/\" target=\"_blank\">https:\/\/turnbackhoax.id\/2018\/08\/21\/benar-usus-buntu-bukan-disebabkan-oleh-menelan-biji-jambu\/<\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>[BENAR] Usus Buntu Bukan Disebabkan Oleh Menelan Biji Jambu August 21, 2018 Aribowo Sasmito Fitnah \/ Hasut \/ Hoax 0 Dokter Sehat: &#8220;Pakar kesehatan dan gizi bernama Inge Permadhi menyebutkan bahwa tanpa sengaja menelan biji jambu atau biji cabai ternyata tidak akan menyebabkan masalah usus buntu. Kebanyakan orang memang berpikir jika kerasnya kedua macam biji [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":6898,"comment_status":"closed","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[2],"tags":[],"class_list":["post-3586","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-hoax-indonesia"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.syyhoaxanalyzer.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/3586"}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.syyhoaxanalyzer.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.syyhoaxanalyzer.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.syyhoaxanalyzer.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.syyhoaxanalyzer.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=3586"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/www.syyhoaxanalyzer.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/3586\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.syyhoaxanalyzer.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/6898"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.syyhoaxanalyzer.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=3586"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.syyhoaxanalyzer.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=3586"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.syyhoaxanalyzer.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=3586"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}