{"id":2676,"date":"2019-04-06T19:34:09","date_gmt":"2019-04-06T19:34:09","guid":{"rendered":"http:\/\/www.syyhoaxanalyzer.com\/?p=2676"},"modified":"-0001-11-30T00:00:00","modified_gmt":"-0001-11-29T17:00:00","slug":"Permasalahan-Vaksin-di-China","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.syyhoaxanalyzer.com\/?p=2676","title":{"rendered":"Permasalahan Vaksin di China"},"content":{"rendered":"<div>\n<div class=\"box\"><!-- Blog-item --><\/p>\n<div class=\"blog-item\">\n                        <a href=\"#\" class=\"blog-image\"><img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/stophoax.id\/storage\/app\/uploads\/public\/5b6\/6b5\/c46\/5b66b5c4675a3682720139.png\" onerror=\"this.src='https:\/\/stophoax.id\/themes\/hoax-pedia\/assets\/images\/default.png'\" alt=\"Permasalahan Vaksin di China\" \/><\/a><\/p>\n<h1 class=\"blog-name f-35\">Permasalahan Vaksin di China<\/h1>\n<ul class=\"post-date\">\n<li>By <a href=\"#\">Kemkominfo<\/a><\/li>\n<li>Jul 26, 2018<\/li>\n<li>\n                                                                <a href=\"https:\/\/stophoax.id\/blog\/category\/bpom\">BPOM<\/a>,                                                                 <a href=\"https:\/\/stophoax.id\/blog\/category\/klarifikasi\">KLARIFIKASI<\/a>                                                            <\/li>\n<\/ul>\n<div class=\"blog-caption m-t-20\">\n<div class=\"blog-txt\">\n<p>&#8211;<\/p>\n<p><strong>PENJELASAN BPOM RI<\/strong><\/p>\n<p><strong>TENTANG<\/strong><\/p>\n<p><strong>PERMASALAHAN VAKSIN DI CHINA<\/strong><\/p>\n<p> \u00a0<\/p>\n<p>Sehubungan dengan pemberitaan media terkait vaksin rabies dan vaksin difteri, pertusis, dan tetanus (DPT) yang diproduksi oleh Industri Farmasi Changsheng Biotechnology di China, bersama ini kami sampaikan hal-hal sebagai berikut:<\/p>\n<p> \u00a0<\/p>\n<p>1. Vaksin \u00a0 adalah \u00a0 produk \u00a0 biologi \u00a0 yang \u00a0 berisi \u00a0 antigen \u00a0 berupa \u00a0 mikroorganisme yang sudah mati atau masih hidup yang dilemahkan, \u00a0 masih \u00a0 utuh atau bagiannya, \u00a0 atau berupa \u00a0 toksin mikroorganisme yang telah diolah menjadi toksoid atau \u00a0 protein \u00a0 rekombinan, \u00a0 untuk menimbulkan  \u00a0kekebalan \u00a0 spesifik \u00a0 secara \u00a0 aktif \u00a0 terhadap \u00a0 penyakit tertentu.<\/p>\n<p>2. Vaksin rabies dan vaksin difteri, pertusis, dan tetanus (DPT) produksi Changsheng Biotechnology China yang diberitakan telah dihentikan produksinya dan ditarik dari peredaran. Penghentian produksi dan penarikan produk dilakukan karena vaksin tersebut tidak sesuai standar.<\/p>\n<p>3. Berdasarkan data di BPOM RI, vaksin produksi Changsheng Biotechnology China tersebut tidak terdaftar di Indonesia.<\/p>\n<p>4. Vaksin impor hanya dapat diedarkan di Indonesia setelah melalui tahapan sampling, pengujian laboratorium serta evaluasi seluruh data keamanan vaksin oleh BPOM RI. Hal ini sesuai dengan Peraturan Kepala BPOM Nomor 30 tahun 2017 tentang Pemasukan Obat dan Makanan ke dalam Wilayah Indonesia.<\/p>\n<p>5. Dalam hal pengawasan produk vaksin, BPOM RI diakui sebagai lembaga yang terkualifikasi, bermutu dengan jaminan sistem pengawasan yang baik dan handal sesuai standar internasional (WHO).<\/p>\n<p>6. BPOM RI akan terus memantau dan menindaklanjuti permasalahan ini. Jika masyarakat memerlukan informasi lebih lanjut dapat menghubungi contact center HALO BPOM RI di nomor telepon 1-500-533 atau sms 0-8121-9999-533 atau email halobpom@pom.go.id atau Unit Layanan Pengaduan Konsumen (ULPK) di seluruh Indonesia<\/p>\n<p>                            <\/br><\/br> Original Source : <a href=\"https:\/\/stophoax.id\/blog\/post\/permasalahan-vaksin-di-china-pom-1363\" target=\"_blank\">https:\/\/stophoax.id\/blog\/post\/permasalahan-vaksin-di-china-pom-1363<\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Permasalahan Vaksin di China By Kemkominfo Jul 26, 2018 BPOM, KLARIFIKASI &#8211; PENJELASAN BPOM RI TENTANG PERMASALAHAN VAKSIN DI CHINA \u00a0 Sehubungan dengan pemberitaan media terkait vaksin rabies dan vaksin difteri, pertusis, dan tetanus (DPT) yang diproduksi oleh Industri Farmasi Changsheng Biotechnology di China, bersama ini kami sampaikan hal-hal sebagai berikut: \u00a0 1. Vaksin \u00a0 [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":0,"comment_status":"closed","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[2],"tags":[],"class_list":["post-2676","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-hoax-indonesia"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.syyhoaxanalyzer.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/2676"}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.syyhoaxanalyzer.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.syyhoaxanalyzer.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.syyhoaxanalyzer.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.syyhoaxanalyzer.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=2676"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/www.syyhoaxanalyzer.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/2676\/revisions"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.syyhoaxanalyzer.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=2676"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.syyhoaxanalyzer.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=2676"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.syyhoaxanalyzer.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=2676"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}