{"id":2281,"date":"2019-04-06T19:33:59","date_gmt":"2019-04-06T19:33:59","guid":{"rendered":"http:\/\/www.syyhoaxanalyzer.com\/?p=2281"},"modified":"-0001-11-30T00:00:00","modified_gmt":"-0001-11-29T17:00:00","slug":"Menkeu-Sri-Mulyani-Jelaskan-Soal-Utang-Pemerintah-(3)","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.syyhoaxanalyzer.com\/?p=2281","title":{"rendered":"Menkeu Sri Mulyani Jelaskan Soal Utang Pemerintah (3)"},"content":{"rendered":"<div>\n<div class=\"box\"><!-- Blog-item --><\/p>\n<div class=\"blog-item\">\n                        <a href=\"#\" class=\"blog-image\"><img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/stophoax.id\/storage\/app\/uploads\/public\/5ad\/05f\/6d1\/5ad05f6d188d9352899552.jpg\" onerror=\"this.src='https:\/\/stophoax.id\/themes\/hoax-pedia\/assets\/images\/default.png'\" alt=\"Menkeu Sri Mulyani Jelaskan Soal Utang Pemerintah (3)\" \/><\/a><\/p>\n<h1 class=\"blog-name f-35\">Menkeu Sri Mulyani Jelaskan Soal Utang Pemerintah (3)<\/h1>\n<ul class=\"post-date\">\n<li>By <a href=\"#\">JPP<\/a><\/li>\n<li>Mar 23, 2018<\/li>\n<li>\n                                                                <a href=\"https:\/\/stophoax.id\/blog\/category\/jpp\">JPP<\/a>,                                                                 <a href=\"https:\/\/stophoax.id\/blog\/category\/kemenkeu\">Kemenkeu<\/a>,                                                                 <a href=\"https:\/\/stophoax.id\/blog\/category\/klarifikasi\">KLARIFIKASI<\/a>                                                            <\/li>\n<\/ul>\n<div class=\"blog-caption m-t-20\">\n<div class=\"blog-txt\">\n<p><strong>JPP, JAKARTA &#8211; \u00a0<\/strong>Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengatakan penambahan nominal utang pemerintah tidak sejalan dengan kenaikan alokasi belanja modal atau infrastruktur dalam APBN.<\/p>\n<p>&#8220;Oleh karena itu, pernyataan bahwa `tambahan utang tidak produktif karena tidak diikuti jumlah belanja modal yang sama besarnya` adalah kesimpulan yang salah,&#8221; ujar Sri Mulyani dalam pernyataan tertulis yang diterima di Jakarta, Jumat malam (23\/3\/2018).<\/p>\n<p><img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/jpp.go.id\/upload\/berita\/images\/318617\/tata_kelola_utang_3_kemenkeu.jpeg\"><\/p>\n<p>Sri Mulyani mengatakan jumlah nominal utang dengan belanja modal atau infrastruktur tidak bisa dibandingkan karena adanya dua hal yang harus dipahami sepenuhnya.<\/p>\n<p>Pertama, belanja modal tidak seluruhnya berada di Kementerian Lembaga karena ada juga yang masuk dalam pagu Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).<\/p>\n<p>Dalam APBN 2018, tercatat dari dana transfer ke daerah sebesar Rp766,2 triliun, sebanyak 25 persen adalah belanja modal, meski belum semua pemerintah daerah mematuhinya.<\/p>\n<p>Kedua, untuk kategori belanja infrastruktur, tidak seluruhnya merupakan belanja modal, karena untuk membangun infrastruktur juga diperlukan institusi dan perencanaan yang masuk dalam pos belanja barang di APBN.<\/p>\n<p>&#8220;Ekonom yang baik sangat mengetahui bahwa kualitas institusi yang baik, efisien dan bersih adalah jenis `soft infrastructure` yang sangat penting bagi kemajuan suatu perekonomian,&#8221; kata Sri Mulyani.<\/p>\n<p><img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/jpp.go.id\/upload\/berita\/images\/318617\/tata_kelola_utang_4_kemenkeu.jpeg\"><\/p>\n<p>Sebelumnya, Indef mencatat adanya struktur belanja modal pemerintah yang relatif stagnan, atau hanya tercatat sekitar 14-15 persen, meski total porsi utang meningkat.<\/p>\n<p>Namun, dalam rilis resminya, Indef justru membandingkan struktur belanja modal tersebut dengan porsi belanja infrastruktur dalam APBN 2015 yang proporsinya mencapai 18,21 persen.(habis)<\/p>\n<p>                            <\/br><\/br> Original Source : <a href=\"https:\/\/stophoax.id\/blog\/post\/menkeu-sri-mulyani-jelaskan-soal-utang-pemerintah-3\" target=\"_blank\">https:\/\/stophoax.id\/blog\/post\/menkeu-sri-mulyani-jelaskan-soal-utang-pemerintah-3<\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Menkeu Sri Mulyani Jelaskan Soal Utang Pemerintah (3) By JPP Mar 23, 2018 JPP, Kemenkeu, KLARIFIKASI JPP, JAKARTA &#8211; \u00a0Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengatakan penambahan nominal utang pemerintah tidak sejalan dengan kenaikan alokasi belanja modal atau infrastruktur dalam APBN. &#8220;Oleh karena itu, pernyataan bahwa `tambahan utang tidak produktif karena tidak diikuti jumlah belanja modal [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":0,"comment_status":"closed","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[2],"tags":[],"class_list":["post-2281","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-hoax-indonesia"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.syyhoaxanalyzer.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/2281"}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.syyhoaxanalyzer.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.syyhoaxanalyzer.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.syyhoaxanalyzer.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.syyhoaxanalyzer.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=2281"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/www.syyhoaxanalyzer.com\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/2281\/revisions"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.syyhoaxanalyzer.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=2281"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.syyhoaxanalyzer.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=2281"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.syyhoaxanalyzer.com\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=2281"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}